Perbaikan Jalan Diutamakan

Gelar Rapat Lintas Instansi, Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026

Dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kamis (26/2/2026), pukul 09.00–11.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung BPKB Ditlantas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.

PEKANBARU, Oketimes.com - Dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kamis (26/2/2026), pukul 09.00–11.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung BPKB Ditlantas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.

Rapat dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, dan dihadiri Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Budi Setiyono, pejabat utama Ditlantas, serta perwakilan sejumlah instansi terkait. Hadir dalam forum tersebut antara lain Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau, PT Hutama Karya, PT Jasa Raharja, Dinas PUPR Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota, serta Dinas Kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam arahannya, Dirlantas Polda Riau menegaskan forum tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Ia meminta seluruh potensi kerawanan lalu lintas diidentifikasi lebih awal dan ditangani sebelum periode mudik dimulai, dengan menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Dirlantas juga menekankan pentingnya komitmen bersama antarinstansi agar target perbaikan jalan, khususnya pada ruas strategis dan jalur dengan mobilitas tinggi, dapat diselesaikan paling lambat H-7 Idul Fitri. Ia mendorong percepatan perbaikan oleh BPJN, PUPR, maupun pengelola jalan tol, serta penguatan koordinasi yang cepat dan responsif guna mencegah potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, menyampaikan bahwa aspek keselamatan akan diperkuat melalui pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot) dan titik gangguan lalu lintas (trouble spot). Selain itu, Ditlantas akan meningkatkan kegiatan preemtif dan preventif, termasuk sosialisasi keselamatan berlalu lintas, pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum, serta pengawasan di jalur rawan kecelakaan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, tidak memaksakan diri saat lelah, serta mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan mudik dan balik.

Melalui sinergi antarinstansi dan pemangku kepentingan, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H di wilayah Provinsi Riau dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait