Pastikan Keberpihakan di Sektor pertanian, Bupati Herman Panen Raya Padi Perdana IP 100 di Kempas
INHIL - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti, SKM, M. Kes, menghadiri kegiatan Panen Raya Padi Perdana Tanam IP 300 dan Panen IP 100 di wilayah kerja Brigade Pangan Kempas Jaya II, Kecamatan Kempas, Ahad (25/01/2026) Dalam kesempatan tersebut turut hadir Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Inhil H. Fajar Husein, serta Asisten II Setda Inhil H. Dwi Budiyanto. Tampak juga Wakil Ketua DPRD I Kabupaten Inhil Ir. H. AMD Junaidi AN., M.Si bersama unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Camat Kempas, Lurah Kempas Jaya, para Kepala Desa se-Kecamatan Kempas, koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), ketua brigade pangan desa, ketua kelompok tani, ketua pemuda, serta undangan lainnya. Dalam arahannya, Bupati H. Herman menegaskan bahwa Pemerintah Daerah telah bersepakat untuk memperkuat organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Dinas Pertanian dan Dinas PUPR, agar terus berkolaborasi dalam mendukung pengembangan pertanian di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bupati mengatakan, sejak tahun 2025 Pemkab Inhil telah melakukan penguatan sektor pertanian melalui pembentukan brigade alat dan mesin pertanian, penguatan subsektor penangkaran benih, pengembangan varietas padi unggul lokal yang bekerja sama dengan BRIN dan BRMP Kementerian Pertanian RI, serta pembangunan lantai jemur padi di beberapa daerah sentra produksi padi. Bupati berharap hasil pertanian padi di Inhil ke depan tidak hanya meningkat dari sisi produksi, tetapi juga memiliki nilai tambah dan identitas daerah. “Saya berharap kita bisa membuat kemasan yang menarik yang menjadi ciri khas beras dari Indragiri Hilir. Di samping itu, kita juga ingin varietas padi di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi varietas unggulan daerah yang memiliki ciri tersendiri, yang mampu mempercepat masa panen. Hal ini telah kita uji coba dan semoga ke depan dapat terus berkembang,”harap Bupati. Pihaknya juga bersyukur dengan adanya Oplah (Optimalisasi Lahan) yang merupakan program dari Kementerian Pertanian. Dengan adanya program tersebut, produktivitas panen dapat meningkat. H. Hermab juga optimis melihat kondisi pertanian di wilayah Kempas yang terus mengalami kemajuan, ditambah dengan dukungan berbagai alat dan sarana pertanian dari pemerintah. Ia meyakini pada tahun 2026 Kabupaten Indragiri Hilir dapat mencapai Indeks Pertanaman 300 (IP 300). “Apalagi melihat kondisi pertanian di sini, ditambah lagi adanya bantuan alat pertanian dari pemerintah, saya yakin tahun 2026 ini kita bisa mencapai IP 300,” ujarnya. Pemkab Inhil akan terus mengawal secara konsisten berbagai program pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
INHIL - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti, SKM, M. Kes, menghadiri kegiatan Panen Raya Padi Perdana Tanam IP 300 dan Panen IP 100 di wilayah kerja Brigade Pangan Kempas Jaya II, Kecamatan Kempas, Ahad (25/01/2026)
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Inhil H. Fajar Husein, serta Asisten II Setda Inhil H. Dwi Budiyanto.
Tampak juga Wakil Ketua DPRD I Kabupaten Inhil Ir. H. AMD Junaidi AN., M.Si bersama unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Camat Kempas, Lurah Kempas Jaya, para Kepala Desa se-Kecamatan Kempas, koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), ketua brigade pangan desa, ketua kelompok tani, ketua pemuda, serta undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati H. Herman menegaskan bahwa Pemerintah Daerah telah bersepakat untuk memperkuat organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Dinas Pertanian dan Dinas PUPR, agar terus berkolaborasi dalam mendukung pengembangan pertanian di Kabupaten Indragiri Hilir.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bupati mengatakan, sejak tahun 2025 Pemkab Inhil telah melakukan penguatan sektor pertanian melalui pembentukan brigade alat dan mesin pertanian, penguatan subsektor penangkaran benih, pengembangan varietas padi unggul lokal yang bekerja sama dengan BRIN dan BRMP Kementerian Pertanian RI, serta pembangunan lantai jemur padi di beberapa daerah sentra produksi padi.
Bupati berharap hasil pertanian padi di Inhil ke depan tidak hanya meningkat dari sisi produksi, tetapi juga memiliki nilai tambah dan identitas daerah.
“Saya berharap kita bisa membuat kemasan yang menarik yang menjadi ciri khas beras dari Indragiri Hilir. Di samping itu, kita juga ingin varietas padi di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi varietas unggulan daerah yang memiliki ciri tersendiri, yang mampu mempercepat masa panen. Hal ini telah kita uji coba dan semoga ke depan dapat terus berkembang,”harap Bupati.
Pihaknya juga bersyukur dengan adanya Oplah (Optimalisasi Lahan) yang merupakan program dari Kementerian Pertanian. Dengan adanya program tersebut, produktivitas panen dapat meningkat.
H. Hermab juga optimis melihat kondisi pertanian di wilayah Kempas yang terus mengalami kemajuan, ditambah dengan dukungan berbagai alat dan sarana pertanian dari pemerintah. Ia meyakini pada tahun 2026 Kabupaten Indragiri Hilir dapat mencapai Indeks Pertanaman 300 (IP 300).
“Apalagi melihat kondisi pertanian di sini, ditambah lagi adanya bantuan alat pertanian dari pemerintah, saya yakin tahun 2026 ini kita bisa mencapai IP 300,” ujarnya.
Pemkab Inhil akan terus mengawal secara konsisten berbagai program pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Komentar Via Facebook :