Diduga Hindari Pajak dan Satgas Konflik Lahan

Miliki Ribuan Hektar Kebun dan PKS, Dua Perusahaan Ini Berkantor Mirip Siluman di Pekanbaru

Foto Insert : Kantor PT Marita Makmur Jaya (MMJ) dan PT Mustika Sawit Agung Gemilang (MSAG) yang berkantor pusat di Kota Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Diduga hindari pajak dan tim satgas penyelesaian konflik lahan di Riau, dua kantor perusahaan kebun dan pabrik kelapa sawit (PKS) di kota Pekanbaru, berupaya mengaburkan diri dengan mendirikan kantor tanpa plang nama di pemukiman mayarakat.

Kedua kantor tersebut, yakni kantor PT Marita Makmur Jaya (MMJ) dan PT Mustika Sawit Agung Gemilang (MSAG) yang berkantor pusat di Kota Pekanbaru.

Berdasarkan penelusuran oketimes.com dalam dua hari terakhir ini, kedua kantor perusahaan itu, yakni PT MMJ berada di Jalan Angkasa Kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Dari pantauan, kantor tersebut bercat kuning telur atau krem dengan dihiasa  lampion menyambut tahun baru imlek tahun 2024. Sedangkan di halaman gedung kantor, terilhat para tukang sedang membenahi drainase yang tertutup paska mendapat teguran dari masyarakat atau PUPR Kota Pekanbaru.

Yang paling aneh, gedung kantor tersebut berdiri megah berlantai dua dan tepat dipinggiran jalan Angkasa yang memakan bahu badan jalan tersebut.

Diketahui PT MMJ sendiri memiliki kebun sawit seluas 14.750 hektar di Desa Titi Akar, Hutan Panjang, Sungai Cingam dan Desa Makruh, dengan luas hanya 14.750 hektar di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tak jauh beda juga terjadi di komplek perkantoran PT MASG yang berada di Jalan Bangau Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru.

Di lokasi kantor PT MSAG, kantor tersebut berdiri megah di tengah pemukiman masyarakat, dengan bercat putih setinggi tiga lantai dan pintu pagar bercar warna coklat muda.

Anehnya, meski kantor tersebut sudah lama berdiri disana, namun plang kantor PT MSAG tidak tampak terlihat berdiri atau keadaan terpasang di depan kantor tersebut.

Informasi yang dirangkum, PT MSAG ternyata memiliki beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Indragiri Hulu, yang beralamat di Desa Semelinang Darat, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Terkait hal itu, Ketua Umum (Ketum) H Darmawi Wardhana Zalik Aris SE Hk, menyikapi banyaknya perusahaan yang bercokol dan berkantor di Kota Pekanbaru, tetapi mereka operasionalnya di daerah.

Menurutnya, sebuah bisnis baik personal atau pun corporate/badan/perusahaan yang mempunyai kantor berbentuk bangunan fisik sebaiknya pasang papan nama di lokasi bisnis tersebut. Dua perusahaan PT MASG dan PT MMJ tak juga memasang plank nama.

"Pengertian papan nama sendiri ialah suatu media informasi dan promosi tempat yang berisi nama sebuah instansi, lembaga atau perusahaan," kata H Darmawi Wardhana Zalik Aris kepada media pada Sabtu (3/2/2024) lewat ponselnya di Pekanbaru.

Darmawi Wardhana menilai, papan nama salah satu bagian yang wajib diprioritaskan keberadaannya sebelum peralatan kantor lainnya.

"Dengan adanya papan nama, publik akan mengetahui di mana lokasi kantor tersebut. Jika masyarakat mengetahui lokasi kantor tersebut, maka hal ini dapat memberikan keuntungan bagi bisnis yang dijalankan," ujarnya,

Ia menilai banyak dari perusahaan yang akan datang ke kantor, biasanya terlebih bila lokasi tersebut merupakan sebuah toko yang mana dengan banyaknya kunjungan dari pelanggan maka secara otomatis dapat meningkatkan omset penjualan.

Pada hal papan nama berperan selaku identitas perusahaan, "papan nama bisa menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan profil nama sebuah instansi, lembaga dan perusahaan," katanya.

Papan nama, menurutnya, umumnya terpasang pada bagian luar bangunan kantor atau di ruang tamu atau lobby kantor, "jadi inilah pentingnya pasang papan nama untuk perusahaan," sebutnya.

Pada hal fungsi papan nama ialah sebagai petunjuk, maksudnya ialah memberikan informasi di mana masyarakat akan menemukan lokasi instansi atau perusahaan yang mereka cari. Dengan adanya papan nama akan mempermudah masyarakat dalam menemukan lokasi yang dituju.

Papan nama juga berperan selaku salah satu media promosi suatu instansi, lembaga atau perusahaan. Advertising mempunyai salah satu ciri ialah diperlihatkan secara berulang kali.

Fungsi papan nama juga sebagai media promosi yakni jika publik melihat papan nama sebuah instansi itu maka secara langsung nama institusi, lembaga atau perusahaan itu akan semakin melekat di ingatan setiap orang, terlebih orang yang kerap melintasi tempat dipasangnya papan nama itu.

Brand awareness atau dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan dengan “Kesadaran akan Merek” sangat penting diaplikasikan untuk menjaga loyalitas pembeli terhadap brand perusahaan.

Papan nama yang terpasang di area depan kantor atau toko, secara langsung dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan merek atau brand perusahaan kita, apa lagi jika disaksikan secara berulang kali. Maka peningkatan brand awareness akan semakin mudah

Karakter sebuah papan nama akan membentuk citra perusahaan dimata publik selaku usaha dalam menarik dan mengenalkan informasi awal atas produk yang masyarakat butuhkan.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait