Satu DPO, Polda Riau Bekuk Perampok 100 Juta Tauke Sawit Siak Hulu

Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol Sunarto di dampingi Dirkrimum Polda Riau, Kombes Teddy Ristiawan, dan Kasubdit III dalam konferensi pers nya pada Jumat 20 Agustus 2021 di Mapolda Riau.

Pekanbaru, Oketimes.com - Team gabungan kepolisian Polda Riau bersama Polres Kampar, bekuk residivis perampok uang Rp 100 juta terhadap pengusaha sawit yang terjadi Sabtu (10/07/2021), di Siak Hulu, Kab Kampar, Riau.

Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Efendi melalui Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol Sunarto di dampingi Dirkrimum Polda Riau, Kombes Teddy Ristiawan, dan Kasubdit III dalam konferensi pers nya pada Jumat 20 Agustus 2021 di Mapolda Riau.

Dijelaskan Narto, peristiwa perampokan bermula, saat Muaimin (korban) membawa plastik kresek hitam berisi uang Rp.100 juta keluar dari bank. Keduanya kemudian membuntuti korban.

Pelaku sempat mencoba mengambil uang itu ketika melihat korban berhenti di suatu rumah makan, namun aksi mereka gagal karena mobil terkunci.

"Pertama gagal, lalu mengulang dan mengikuti ke rumah korban. Saat tiba dirumah dan turun dari mobil, pelaku langsung masuk dan mengambil dari pintu sebelah kiri, dan membagikan uang tersebut," ucap Narto.

Narto memaparkan, ketiga pelaku yaitu Anton alias A'an macan menerima Rp 40 juta, Ahmad riskianto Rp.20 juta dan inisial OOB Rp.20 juta yang masih dilakukan pengejaran alias DPO, sedangkan Rp.20jt masih dilakukan pendalaman.

"Anton merupakan residivis asal lapas Lampung yang pernah melakukan tindak pidana di Malaysia, sedangkan Ahmad riskianto residivis asal lapas Sialang bungkuk yang juga melakukan kasus yang sama di Jl.Tambusai 2018 lalu, Pelaku ini memang datang ke Pekanbaru untuk Merampok," kata Narto.

Kedua pelaku berhasil di rungkus beserta kendaraan roda dua yang dipinjamkan oleh OOB 18 Agustus lalu di Kayu Agung, Sumatra Selatan.

Narto mengingatkan, untuk selalu waspada ketika membawa uang tunai. terutama, usai melakukan penarikan uang dari Bank.

"Kita mengingatkan, untuk selalu berhati-hati dan waspada saat membawa uang begitu banyak tanpa ada rasa curiga, silahkan hubungi pihak kepolisian untuk melakukan pengawalan guna memastikan keselamatan," tutup Narto.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait