Anggota Dewan Ini Mahir Kembangkan Sapi Balinya di Desa Muara Lembu

Meski sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing, Fedrios Gusni, juga mahir dalam pengembang biakan ternak sapi jenis sapi Bali di Desanya Muara Lembu Kecamatan Singingi Riau.

Kuansing, Oketimes.com - Meski sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing, Fedrios Gusni, juga mahir dalam pengembang biakan ternak sapi jenis sapi Bali di Desanya Muara Lembu Kecamatan Singingi Riau.

Hal ini terpantau media saat dirinya berada di lokasi kandang sapinya pada Senin (26/07/2021), terdapat hamparan lahan lebih kurang 5 hektar tak jauh dari jalan raya Pekanbaru Teluk Kuantan dan tak jauh pula dari puskesmas Muara Lembu.

Ketua DPD Partai Demokrat Kuansing itu, menyebutkan saat ini ada sekitar 50 ekor indukan sapi yang tengah di kembangbiakan.

Usaha ternak sapi tersebut, sudah berjalan setahun lebih dan pola pengembang biakan menerapkan sistim suntik embrio.

"Sapi ini setahun sekali beranak, masa hamil nya selama sembilan bulan, masing- masing indukan kita suntikan sekali setahun, artinya setiap indukan itu dapat beranak satu ekor dalam setahun," ungkap bang Fed panggilan akrabnya.

Namun, untuk mengatur pola pengembangbiakan, agar sapi-sapi itu bisa berkembang biak dengan baik, terutama menyangkut pakan, maka indukan sapi terlebih dahulu dilakukan dengan penyuntikan sistim selang-seling.

Dijelaskannya, sapi di pertenakan nya, menggunakan pakan solid dari limbah pabrik kelapa sawit, di tambah dedak dan ampas tahu dengan sistim permentasi.

"Alhamdulillah dengan meramu tiga bahan itu, dapat menekan biaya produksi untuk pengadaan pakan, karena relatif murah dan bergizi," jelasnya.

Sedangkan untuk melengkapi bahan serat, pada malam harinya tetap di sediakan makanan tambahan yaitu rumput.

Selain pengembangbiakan, saat lebaran idul adha, dirinya juga ikut menyediakan sapi kurban, terutama sapi yang paling bagus, yang dipelihara.

"Sapi brangus asal Australia, hasil perkawinan sapi Brahman dan sapi Angus, menjadi jenis sapi brangus, bobot nya cukup besar dan bagus," kata Fedrios.

Terkahir Fedrios, juga mengajak anak muda Kuansing, untuk melek, melihat lahan - lahan tidur untuk dijadikan sumber penghasilan tambahan.

Tidak hanya peternakan, pertanian dan perkebunan juga masih sangat memungkinkan untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan guna membantu meningkatkan UMKM Sektor Pertanian.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait