Perwira Lulus Seskoad T.A 2021

Sempat Gagal 15 Tahun Lalu, Semangat Letkol Cba Julisar Hutasoit Dipuji KSAD Lulus Seskoad

Perwira TNI AD Letkol Cba Julisar Hutasoit menceritakan pengalamannya gagal masuk Seskoad beberapa waktu lalu, dalam video yang diunggah TNI AD di akun Youtube, Rabu (21/7/2021). (Foto: Dispenad)

JAKARTA, Oketimes.com – Kebahagiaan menyelimuti Letkol Cba Julisar Hutasoit dan istrinya jelang penutupan Dikreg LX Seskoad Tahun 2021.

Impian untuk dapat menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) terbayar sudah, setelah sempat gagal semenjak 15 tahun lalu.

Meski di ujung pensiun, lulus pendidikan itu menjadi suatu kebanggaan yang sulit dilukiskan. Apalagi sejak 15 tahun lalu, dirinya pernah mencoba untuk masuk Seskoad, namun gagal.

“Kami sudah beberapa kali ujian ya, tes masuk Pendidikan Seskoad ini, kurang lebih 15 tahun lalu, namun mungkin kurang beruntung, walaupun sudah persiapan," ujarnya dalam video yang diunggah TNI AD di akun resmi Youtube, Rabu (21/7/2021).

Beberapa kali mencoba dan gagal, tak urung rasa putus asa pernah menghinggapi. Saking merasa tak ada harapan, Julisar sampai membakar semua buku-bukunya.

“Kami sepertinya tidak ada harapan lagi. Kami wujudkan waktu itu dengan membakar semua buku-buku kami, karena kami fikir tidak ada harapan lagi. Baru kali ini, mimpi, angan-angan kami bisa terwujud, itu karena pertolongan Bapak KSAD,” ujarnya.

Julisar merupakan Perwira Siswa (pasis) tertua yang menjalani Dikreg LX Seskoad Tahun 2021 ini. Penutupan Dikreg dipimpin KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Hetty Andika Perkasa

KSAD secara khusus memanggil Julisar ke depan. Dia pun menanyakan apa motivasi untuk mengikuti pendidikan ini, meski sebentar lagi purnatugas pada tahun depan.

KSAD dalam sambutannya menegaskan, TNI AD memberikan kesempatan kepada semua perwira untuk mengikuti pendidikan, termasuk kepada mereka yang dinilai pantas untuk masuk.

Untuk itu, kata KSAD, kesempatan yang diberikan kepada Perwira Siswa dalam menjalani Pendidikan di Seskoad harus dibarengi dengan tanggung jawab yang lebih dari sebelumnya.

"Angkatan Darat sudah berusaha mengakomodasi, memberikan kesempatan kepada mereka yang tadinya tidak pernah bermimpi seperti Letkol Julisar tadi dan banyak lagi," sebut KSAD.

"Tetapi kami juga menuntut mereka-mereka yang diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa dia memang pantas diberi kesempatan,” ucap mantan Danpaspampres itu meyakinkan.

Pada penutupan Seskoad ini, KSAD juga menyerahkan penghargaan kepada Perwira Siswa yang berhasil menuliskan Taskap, esai, dan naskah latihan dengan predikat terbaik.

Menurut Andika, tidak ada yang tak mungkin selama ada tekad dan kemauan.

“Selama ada kemauan, bisa. Keluarga itu adalah modal yang paling besar. Saya terharu tadi melihat para istri mengalungkan ke suaminya. Jangan sampai pada saat Seskoad yang mengalungkan istrinya ini, yang dari dahulu mendampingi, hanya untuk begitu naik lebih tinggi, lupa dia,” sebut Abituren Akademi Militer 1987 ini. 

Senada, Hetty Andika Perkasa berpesan agar para istri prajurit selalu mengutamakan keluarga.

Menurut dia, tidak apa-apa mengikuti organisasi, namun jangan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas, tetap keluarga yang diutamakan. 

“Organisasi kalau diikuti pasti sibuk sekali, tetapi kalau kita tidak hadir di organisasi, masih ada ibu-ibu lain yang menggantikan kita. Jangan sampai ada pengganti kita di rumah. Jadikan diri kita hadiah terindah untuk keluarga kita,” kata Hetty.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait