Terkait Dugaan Limbah Polutan RAPP di Sungai Kampar

Markas Daerah LMP Riau Rencanakan Undang Direktur Lingkungan Hidup PBB

ILustrasi Lingkungan Hidup

Pekanbaru, Oketimes.com - Program lingkungan hidup PBB (United Nations Environment Programme/ UNEP), serukan aksi bagi perubahan iklim dan pencegahan bencana iklim akibat perusakan lingkungan secara global.

Direktur Eksekutif Lingkungan Hidup PBB (UNEP) Inger Andersen, menyampaikan jika tidak melakukan apa-apa, hanya diam dan membiarkannya, suhu dunia akan naik 3,2 derajat lebih hangat pada akhir abad ini.

"Kita sudah masuk dalam krisis iklim penurunan kualitas lingkungan hidup secara global," ujar Inger Andersen lewat gawai pada Kamis (10/6/2021).

Dikatakannya, apa yang terjadi di bumi selatan, akan mempengaruhi bagian bumi lainnya. Boleh jadi melelehnya es di kutub utara, adalah berbanding dengan pengaruh berkurangnya hamparan hutan atau rusaknya ekosistem di bumi bagian lain.

Menurutnya, dalam kondisi pandemi Covid, dunia perlu menerapkan pemulihan ekonomi ramah lingkungan industri penghasil karbon lebih dari 120 negara berjanji untuk menjadi penghasil emisi karbon nol bersih selambatnya pertengahan abad ini.

Indonesia berkomitmen ikut terlibat menjaga keberlangsungan lingkungan hidup, demi anak cucu di masa depan. Indonesia sebagai salah satu, ikut meratifikasi perjanjian Paris dalam merancang target pengurangan emisi karbon (NOC) sebesar 29 persen, dengan upaya sendiri dan 41 persen dengan kerja sama internasional hingga tahun 2030.

Terkait meningkatkan sinergitas menjadi bagian dari menjaga lingkungan hidup global, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Markas Daerah LMP Riau M Yusuf, mengatakan kepada oketimes.com Kamis sore (10/6/2021) bahwa Markas Daerah LMP Riau, akan meminta asistensi kepada divisi ekosistem UNEP dalam memulihkan lingkungan hidup berbasis lahan dan pemberdayaan masyarakat.

Ditambahkan Yusuf, selain kepada divisi hukum UNEP dalam rangka guidance, memenuhi komitmen lingkungan internasional terhadap korporasi yang diindikasikan penyumbang kerusakan lingkungan di Riau.

Selain itu, Markas Daerah LMP Riau juga akan mengagendakan mengundang utusan UNEP datang ke Riau, guna memberikan semacam diskusi lingkungan hidup.

Terkait hal itu lanjut Yusuf, surat permintaan sedang disiapkan ditujukan kepada Direktur Eksekutif UNEP, Inger Andersen, UNEP dibawah naungan Majelis Lingkungan Hidup PBB.

"Mudahan LMP Riau mampu bersinergi menjaga limgkungan hidup dunia yang dimulai dari Riau," pungkas Yusuf.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait