Sediakan Rp1,7 Miliar

Baznas Siak Bangun Pusat Peternakan Mustahik di Riau

Foto: BAZNAS Kabupaten Siak

SIAK, Oketimes.com - Menindak lanjuti pertemuan dan kunjungan verifikasi BAZNAS RI melalui Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) pada Rabu lalu (10/3), sekaligus koordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Siak, membahas mengenai Program Balai Ternak Baznas serta membicarakan kondisi geografis daerah dan jenis hewan yang cocok untuk dikembang biakkan di Kabupaten Siak.

Setelah berdiskusi kemudian ditentukan hewan ternak yang cocok adalah kambing dan sapi. Program ini memiliki tujuan untuk membangun sentra ternak di Riau serta membangun ekonomi para mustahik kaum duafa di Kabupaten Siak.

Ketua Baznas Siak Abdul Rasyid Suharto kepada Media Sabtu (13/03/21) menyampaikan bahwa program central ternak ini adalah hasil sharing dana BAZNAS Kab Siak, BAZNAS Provinsi Riau dan LPPM BAZNAS RI.

Program tersebut langsung mendapat respon positif dan akan segera dilaksanakan pada awal April mendatang. Tak tanggung-tanggung dana yang disiapkan mencapai 1,7 Milyar. dana tersebut bersumber dari LPPM BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Siak, dan BAZNAS Provinsi Riau.

Dalam program ini dipilih 3 wilayah kecamatan, yakni kecamatan Dayun, Lubuk Dalam, dan Kecamatan Kerinci Kanan.

"Kecamatan Dayun akan difokuskan untuk pengembang biakan hewan ternak kambing, sedangkan Kecamatan Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan akan difokuskan untuk pengembang biakan hewan ternak Sapi Bali," ungkapnya.

Lanjutnya, program pengembangbiakan ternak ini memadukan konsep pembibitan ternak dan penggemukan ternak dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Konsep pemberdayaan meliputi pendampingan yang diawasi langsung oleh Balai Ternak BAZNAS RI.

Model yang diterapkan adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan aset produktif berupa hewan ternak untuk dikelola dan dikembangan secara berkelanjutan.

“Maka dari itu Baznas Kabupaten Siak mengharapkan agar program ini dapat berjalan lancar sehingga nantinya dapat memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat terutama masyarakat dari golongan yang tidak mampu," tutup Abdul Rasyid.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait