Curi 27 Bunga Aglonema Milik Emak-emak di Pekanbaru, Polisi Tangkap Pelaku dan Penadah

Kapolsek Payung Sekaki AKP Akhmad Rivandy N, S.I.K., M.Si., didampingi Kanit Reskrim Iptu Safril, S.H., M.H., dalam ekspos pengungkapan pencurian bunga Aglonema bersama media di Mapolsek Payung Sekaki Pekanbaru, Rabu (25/11/2020) siang.

PEKANBARU, Oketimes.com - Nekat curi puluhan tanaman hias jenis bunga Aglonema dari depan teras rumah warga, seorang pelaku tindak pidana pencurian dan penadah diamankan Tim Opsnal Polsek Payung Sekaki Pekanbaru, Selasa (24/11/2020).

Pelaku diketahui berinisial JA alias Andi (42), warga Jalan Bangau Ujung Kelurahan Kampung Melayu Sukajadi dan YO alias Oyon (43)  warga Jalan Kutilang Ujung Sukajadi Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Payung Sekaki AKP Akhmad Rivandy N, S.I.K., M.Si., dalam ekspos nya bersama media di Mapolsek Payung Sekaki, Rabu (25/11/2020) siang, membenarkan telah mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian tanaman hias jenis bunga Aglonema yang dilakukan tersangka JA alias Andi (42), bersama pelaku tindak pidana pertolongan jahat atau tadah berinisial YO alias Oyon (43).

Disebutkan Kapolsek, sebelum kedua pelaku diamankan petugas, pada Minggu (08/11/2020) pagi, korban Elis Simanungkalit (64) Ibu Rumah Tangga (IRT), baru bangun tidur di rumah nya di Jalan Repelita I Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Lantas lanjut Kapolsek, korban sedianya membuka pintu rumah depan teras rumah untuk melihat suasana indah tanaman hias yang ditanamnya. Namun korban terkejut saat melihat 27 bunga jenis Aglonema kesanyangannya tidak berada lagi di tempatnya, karena sudah dicuri pelaku JA alias Andi.

Merasa penasaran sambung Kapolsek, korban melihat rekaman CCTV yang ada di rumahnya dan melihat seorang laki-laki yang tidak ia kenal telah mengambil 27 atau dua puluh tujuh tanaman hias jenis bunga Aglonema miliknya tanpa seizinnya.

Atas kejadian tersebut, korban merasa dirugikan senilai Rp.100.000.000.- atau seratus juta rupiah dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Payung Sekaki Kota Pekanbaru, sesuai DASAR : LP / 508 / XI / 2020 / RIAU / POLRESTA PEKANBARU/ POLSEK PAYUNG SEKAKI, tanggal 23 November 2020, guna pengusutan lebih lanjut.

Guna menindaklanjuti aduan masyarakat lanjut Kapolsek, ia memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Safril, S.H., M.H., dan anggota untuk melakukan penyelidikan, sehingga pada Selasa (24/11/2020), tim mendapat informasi keberadaan terduga pelaku penadah atau pertolongan jahat tersangka YO alias Oyon.

Tidak ingin buruan kabur, Tim Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Safril beserta anggota melakukan penangkapan terhadap terduga Oyon di Pasar Palapa Kelurahan Labuhbaru Timur Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

"Saat ditanyai petugas tersangka YO alias Oyon mengaku mendapatkan tanaman hias tersebut dari pelaku tersangka JA alis Andi. Atas info itu, tim melakukan pengejaran terhadap pelaku berhasil mengamankan tersangka JA alias Andi di rumahnya di Jalan Bangau Ujung Kelurahan Kp. Melayu Kec. Sukajadi Kota Pekanbaru," papar Kapolsek.

"Selanjutnya kedua pelaku tersangka JA alias Andi dan YO alias Oyon dibawa ke Polsek Payung Sekaki, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," imbuh Kapolsek lagi.

Adapun barang bukti tindak kejahatan kedua pelaku yang diamankankan lanjut Kapolsek, satu batang tanaman bunga Aglonema, satu mantel hujan warna kuning Merk Rox, sebuah topi merk LEE Sport Warna Biru, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah dan 1 unit Bentor atau Becak Motor Merk Yamaha Jupiter Warna Merah maron.

"Kedua tersangka akan disangkakan penerapan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun penjara," pungkas Kapolsek.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait