Resnarkoba Polres Kampar Ciduk Dua Pengedar Sabu Desa Koto Perambahan

Tersangka RA alias AN (24) dan KH alias AM (22), pengedar sabu Desa Koto Perambahan saat diamankan di Mapolres Kampar, Riau, Kamis (19/11/2020).

KAMPAR, Oketimes.com - Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali menangkap para pelaku narkoba, Kamis (19/11/2020) malam, kali ini tim menangkap 2 orang pengedar sabu di wilayah Dusun Kampung Panjang Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau.

Para pelaku narkoba yang diamankan aparat Kepolisian ini adalah RA alias AN (24) dan KH alias AM (22), keduanya merupakan warga Kampung Panjang Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa, Kab Kampar, Riau.

Barang bukti yang berhasil diamanakan 1 paket narkotika jenis sabu seberat 1,75 gram, 3 pak plastik bening dan 3 unit HaPe yang digunakan pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis (19/11/2020) sekira pukul 20.30 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapat informasi bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu di Dusun Kampung Panjang Desa Koto Perambahan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH perintahkan Tim Opsnal Satresnarkoba mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan, Tim berhasil mengamankan target 2 orang pria yaitu RA alias AN dan KH alias AM yang diduga sebagai pengedar.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan yang didampingi aparat desa setempat, petugas menemukan barang bukti 1 paket narkotika jenis sabu terbungkus plastik bening seberat 1,75 gram dan beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini, tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan 2 pelaku narkoba tersebut, karena dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

Lebih lanjut AKP Daren menyampaikan bahwa kedua tersangka dan barang bukti, telah diamankan di Mapolres Kampar, guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Keduanya akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) junto Pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait