Home / Peristiwa / Diduga Keterbelakangan Mental, Pria Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan

Diduga Keterbelakangan Mental, Pria Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan

Diduga Keterbelakangan Mental, Pria Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan
vila/riaueditor.com
SALO, oketimes.com- Diduga keterbelakangan mental, Hartono (24) beralamat Dusun Salo Baru RT/RW 005/003 Desa Ginting Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Selasa 14 Oktober 2014 sekitar pukul 14.00 wib ditemukan tewas gantung diri di pohon rambutan tidak jauh dari rumahnya.

Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK melalui Kapolsek Bangkinang Barat, Kuok Iptu RZ Siregar dan Paur Humas Polres Kampar Ipda Deni Yusra mengatakan korban diduga mengalami keterbelakangan mental.

"Kronologisnya, sekira pukul 13.00 wib pada saat ayah Korban atas nama Ponidi pulang dari membeli sate untuk Hartono. Dan sesampainya di rumah, ayah korban menanyakan keberadaan Hartono kepada Jefrizal dan dijawab oleh Jefrizal bahwa Hartono keluar. Kemudian ayah korban pun mencarinya dan menemukan Hartono telah tergantung di dekat batang rambutan depan rumahnya yang berjarak kurang lebih 5 meter,"kata Paur Humas Polres Kampar Ipda Deni Yusra kepada riaueditor.com, Rabu (15/10) di koperasi Polres Kampar.

Kemudian, lanjut Paur Humas, ayah korban bersama Jefrijal menurunkan Hartono dari gantungan dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

"Untuk para saksi-saksi sudah kami periksa yakni Ponidi (52) pekerjaan swasta, beralamat Dusun Salo Baru Desa Ganting (ayah korban) dan Jefrijal (16), pekerjaan swasta, beralamat Desa Ganting. Tindakan yang dilakukan pihak kepolisian adalah melakukan identifikasi korban, mencatat para saksi, membuat surat pernyataan keluarga menolak untuk dilakukan Visum atau Otopsi,"jelas Paur Humas Polres Kampar.

Ditambahkan Paur Humas, kasus tersebut saat ini masih didalami oleh pihak kepolisian.(vila)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.