Humas PLN Riau Kurang Tanggap

ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Humas PLN Riau dinilai kurang tanggap atau smart melakukan tugas dan fungsinya sebagai perpanjangan tangan untuk penyampaikan informasi dari masyarakat kepada manajemen atau pimpinan PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri dalam menanggapi keluhan masyarakat atas kinerjanya.

Ketidaktanggapan atas informasi masyarakat yang dilakukan oleh Tajudin dan Usman selaku Manajer Humas PLN UIWRKR, terasa saat oketimes.com melakukan upaya konfirmasi terkait pelayanan PLN UIWRKR dalam selama sepekan terakhir ini.

Dimana atas adanya aduan atau komplain pelanggan PLN yang dinilai menyalahi SOP, saat melakukan tugasnya dalam pemutusan instalasi meteran listrik yang dinilai membahayakan pelanggan dan petugas PLN.

Selama oketimes.com melakukan upaya konfirmasi, Humas PLN Tajudin dan Usman terkesan cuek atas upaya konfirmasi dan terkait pemberitaan yang sudah dilakukan selama ini.

Akibat lambannya respon kedua pejabat humas PLN UIW Riau dan Kepri itu, korban pemutusan instalasi meteran listrik yang dinilai membahayakan pelanggan dan petugas PLN itu, melayangkan surat somasi kepada pimpinan PLN UIWRKR sejak Senin (7/9/2020) lusa kemarin.

Ketika oketimes.com, mempertanyakan perkembangan soal surat somasi tersebut, Tajudin dan Usman, seakan kurang respon atas informasi seputar permasalahan tersebut, sehingga terjadi missed comunication yang berkepanjangan hingga kini.

Meski begitu, oketimes.com kembali meminta tanggapannya soal adanya surat somasi yang dilayangkan satu pelanggan yang ditujukan kepada pimpinannya pada Kamis (10/9/2020) sore, namun Tajudin tidak bersedia menjawab pertanyaan oketimes.com sembari menyarankan redaksi oketimes.com membuat surat konfirmasi tertulis kepada PT PLN Persero UIW Riau dan Kepri.

"Maaf, mohon dibuatkan surat pertanyaan secara tertulis. insya Allah akan dijawab secara tertulis oleh manajemen," kata Tajudin menjawab pertanyaan oketimes.com lewat WA-nya Kamis sore.***


Reporter  : Ndanres Area    

 

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait