Antisipasi Karhutla Secara Kontinu, Asian Agri Gelar Apel Siaga

Kapolsek Langgam, Ipda M. Fadlillah S.Trk saat meninjau perlengkapan pemadam kebakaran di acara Apel Siaga Karhutla pada 5 Agustus 2020 di Lapangan PT.MUP, Kec. Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pelalawan, Oketimes.com - Atasi Karhutla secara berkesinambungan, Asian Agri melalui unit-unit bisnis usahanya yang tersebar di Provinsi Sumut, Riau dan Jambi, terus melakukan beragam kegiatan, guna mencegah terjadinya Karhutla di lingkungan wilayah operasional perusahaan.

Salah satunya dengan melakukan Apel Siaga bersama Muspika Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, melaksanakan apel siaga bersama pada 5 Agustus 2020 bertempat di Lapangan PT. MUP, Desa Penarikan, Kec. Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Apel siaga Karhutla yang dilakukan dengan tetap memperhatikan protocol Covid-19 yang diprakarsai Asian Agri ini, melalui unit usahanya PT Mitra Unggul Pusaka (MUP) Kebun Langgam, diapresiasi Kapolsek Langgam, Ipda M Fadlillah S. Trk.

"Kami (Polri) mengapresiasi dan penghargaan kepada PT. MUP - Asian Agri, atas persiapan dini mengantisipasi kejadian Karhutla dengan datangnya musim kemarau," ujar Kapolsek saat itu.

Menurutnya, di Kecamatan Langgam, baru Asian Agri yang sejauh ini sudah melaksanakan apel siaga antisipasi karhutla. Hal ini menunjukkan bukti keseriusan perusahaan terhadap kelangsungan hajat hidup orang banyak.

"Kita sudah pernah rasakan bahwa dampak dan akibat dari kebakaran sangat luar biasa, tidak hanya terhadap kesehatan saja, tapi juga berdampak terhadap ekonomi, lingkungan, pendidikan dan banyak lagi," beber Ipda M Fadlillah.

Kapolsek juga mengajak semua pihak, agar tetap semangat dengan melibatkan semua unsur terkait dan melakukan patroli rutin setiap hari khususnya di titik titik rawan kebakaran. "Kami terus mensosialisasikan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi kebakaran," ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa karhutla menjadi tanggung jawab bersama, baik itu dari pemerintah, TNI-Polri, perusahaan dan masyarakat. "Kita harus bersama-sama mencegah, jangan sampai terjadi kebakaran, karena dari sisi biaya pun lebih rendah dibanding mengatasi kebakaran," ucap Kapolsek Langgam.

"Kami berharap, dengan apel siaga ini semakin menumbuhkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan dan kita tetap bisa melihat Kecamatan Langgam yang hijau, langit Langgam yang cerah  tanpa asap di tahun tahun mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Segati, Sofyan menambahkan, keberadaan PT MUP, khususnya di bidang Karhutla, sangat membantu desa-desa di sekitarnya. Ada 4 desa yaitu Desa Segati, Desa Sotol, Desa Lubuk Ogung dan Desa Tambak yang menjadi binaan Desa Bebas Api oleh PT MUP.

Dalam pembinaan tersebut lanjut Sofyan, banyak program yang telah dilakukan dalam upaya pencegahan Karhutla, sehingga tumbuhnya kesadaran dari masyarakat tentang bahaya kebakaran, terbentuklah Masyarakat Peduli Api (MPA) di setiap desa yang selalu melakukan pemantauan api setiap hari dan selalu siaga bila sewaktu waktu ada kebakaran.

"Di MPA sendiri juga dilakukan pembinaan, misalnya pembukaan lahan tanpa bakar, mensosialisasikan kepada warga dan yg lebih mantap lagi adalah pemberdayaan potensi ekonomi lokal," bebernya.

Sebagai contoh lanjut Kades Segati, adalah ternak lebah madu MPA Desa Tambak. "Dan yang lebih hebat lagi, Asian Agri memberi kami penghargaan sebesar 100 juta rupiah bagi desa yang tidak ada kebakaran untuk fasilitas umum di desanya. Jadi ķami semakin termotivasi jangan sampai ada kebakaran," ungkapnya bersemangat.

Dengan apel siaga kali ini, pemerintah desa sangat mendukung program perusahaan yang selalu melibatkan masyarakat dan aparat pemerintah bersama-sama menciptakan Kecamatan Langgam bebas kebakaran.

Head HSE & CSR Asian Agri, Ir. Welly Pardede dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua unsur aparat pemerintah, baik dari Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Manggala Agni, Dinas Lingkungan Hidup, masyarakat dan Manajemen PT MUP yang telah terlibat aktif dalam menggelar apel siaga, dalam upaya mencegah terjadinya karhutla khususnya di Langgam.

"Dengan motto ‘Bersama Kita Tangguh, Kita Unggul Mengatasi Kebakaran', mari semua pihak menyatukan tekad dan semangat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Pelalawan,” ujar Welly.

Dikatakan Welly Pardede, kegitan yang sudah dilakukan tersebut merupakan sebuah bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, khususnya di bidang lingkungan hidup.

Apalagi lanjutnya, selama ini perusahaan sudah banyak melakukan berbagai kegiatan di lingkungan perusahaan, salah satunya seperti kegiatan pelatihan mengatasi kebakaran, pemberdayaan ekonomi, aksi mengatasi kebakaran dan pemberian reward bagi desa yang tidak ada kebakaran sampai dengan penyediaan tenaga dan peralatan pencegahan kebakaran.

"Karena perusahaan tetap berkomitmen selalu mendukung program program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Welly Pardede.  

"Selain itu, kami juga peduli kepada MPA (Masyarakat Peduli Api)-nya, karena mereka lah sebagai ujung tombak kegiatan ini. Kita bekali mereka pengetahuan tentang karhutla," imbuhnya.

Tidak sampai disitu, Welly Pardede juga menyebutkan dari sisi ekonomi perusahaan tetap memperhatikan, salah satu contoh dengan adanya pembinaan ternak lebah madu Desa Tambak, Penanaman pohon Durian Montong Desa Segati. Dimana program-program tersebut diharapkan dapat menambah pendapatan anggota MPA.

Hal senada juga disampaikan Manager Fire Asian Agri, Hafiz Hasalin Sinaga, yang mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan saat itu, merupakan bukti komitmen perusahaan untuk aktif dan ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Kami (Asian Agri) percaya bahwa pencegahan merupakan metode terbaik dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.  

Dia berharap dengan adanya momen apel siaga kebakaran hutan dan lahan tersebut, kegiatan yang dilakukan akan membangun sinergi antara perusahaan, pemerintah maupun masyarakat bersama-sama dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Sebagai informasi tambahan, kegiatan Apel Siaga Karhutla yang dilakukan di Lapangan PT. MUP, Desa Penarikan, Kec. Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau itu, juga ditandai dengan pemberian cendera mata oleh Kapolsek Langgam, kepada Masyarakat Peduli Api (MPA).

Acara Apel Siaga Karhutla ini, dihadiri langsung oleh Head HSE & CSR Asian Agri Welly Pardede, Group Manager  PT MUP Herman Sembiring beserta jajaran manajemen PT. MUP, Manager Free Fire Village Program Asian Agri Hafiz Hasalin Sinaga, Kapolsek Langgam Ipda M Fadlillah S.Trk.

Tidak sampai disitu, hadir juga Babinkamtibmas Langgam dan Babinsa Segati Serda Yondri, Kades Segati Sofyan, Sekdes Langgam, Satuan Manggala Agni Kabupaten Pelalawan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan masyarakat setempat.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait