Pemerintah Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan saat Salat Idul Adha dan Sembelih Hewan Kurban

Zulkifli Syukur, Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Biro Kesra) Provinsi Riau

PEKANBARU, Oketimes.com - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan agar pelaksanaan salat Idul adha termasuk pelaksanaan hewan kurban, harus mengikuti Protokol Kesehatan sesuai surat edaran Menteri Agama no 18 Tahun 2020.

"Terkait salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban sudah ada surat edaran Menteri Agama no 18 Tahun 2020," kata Kepala Biro (Karo) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Provinsi Riau Zulkifli Syukur dalam Konferensi Pers Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Rabu (29/7/2020) di Gedung Daerah Pekanbaru.

Zulkifli menyampaikan, untuk mencegah masa pandemi Covid-19, ada hal yang perlu disampaikan yaitu dalam pelaksanaan salat idul adha perlu mengacu surat edaran Menteri Agama No 18 tahun 2020.

Pertama, pelaksanaan salat idul adha, wajib disiapkan dan mengawasi protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan salat. Selanjutnya, melakukan penyemprotan disenfektan di area pelaksanaan salad, dan membatasi pintu jalur masuk pada tempat pelaksanaan salat idul Adha.

Berikutnya lanjut Zulkifli, menerapkan pembatasan jarak minimal antara saf ke saf 1 meter dan mempersingkatkan pelaksanaan salat atau kotbah idul adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.

Kemudian, untuk pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban, diatur dalam surat edaran kementerian agama yaitu pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.

Terakhit Zulkifli menjelaskan, penyelenggaraan mengatur kepadatan dilokasi penyembelihan hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.

"Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia dari rumah kerumah," pungkas Zulkifli mengingatkan.***


Reporter   : Richarde 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait