Gegara Orang Ketiga, Oknum Pamen Mabes Polri Saling Lapor KDRT di Kantor Polisi

Mantan Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Drs Rachmat Widodo saat mengambil Apel Personil BKO Brimob Polda Riau jelang perhelatan akbar Pesta Demokrasi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) dan Legislatif (Pileg) dan melepas BKO Brimob ke jajaran dalam rangka pengamanan wilayah jajaran hukum Polda Riau. Jumat (12/4/2019).

JAKARTA, Oketimes.com - Dugaan perselingkuhan Kombes Rachmat Widodo atas laporan anak kandungnya, Aurellia Renatha bikin heboh institusi Polri, karena oknum perwira menengah itu diduga ikut menambah deretan perwira bermasalah di Bareskrim Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, menjelaskan bahwa Kombes Pol RW diduga terlibat dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan. "KDRT dan penganiayaan," kata Irjen Argo di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Minggu 26 Juli 2020.

Argo menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Jumat 24 Juli 2020 malam. Awalnya RW yang menjabat sebagai Penyidik Utama TK. I Rowassidik Bareskrim Polri itu, menyeret keponakannya.

Kendati demikian, Argo tidak menjelaskan secara rinci yang menjadi pemicu Kombes Rahmad Widodo menyeret keponakannya tersebut.

"Kemudian, anaknya (Kombes RW) melihat dan membela keponakannya, agar tidak diseret bapaknya dengan menggigit sebagai upaya melepaskan itu (penyeretan_red)," katanya.

Setelah digigit anaknya, RW pun menampar anaknya yang diduga bernama Aurellia Renatha. Kemudian pada Sabtu 25 Juli 2020, mereka pun saling lapor ke kepolisian.

"Hari Sabtu, ibu dan anaknya membuat laporan ke Polsek Kelapa Gading dan bapaknya (RW) lapor ke Polres Jakarta Utara," katanya.

Meski begitu lanjut Irjen Argo saat ini kasus dugaan penganiayaan dan KDRT itu, masih ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

"Karena itu saling lapor satu keluarga, akhirnya (penanganan) ditarik semua ke Polres Jakarta Utara laporannya. Jadi intinya seperti itu laporannya," kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Sebelumnya, putri RD, Aurellia mengunggah suara rekaman dugaan KDRT ke akun media sosial Instagram miliknya.

Diketahui, Kombes Rachmat Widodo sebelumnya menjabar Karo Ops Polda Jateng yang dimutasikan dari Karo Ops Polda Riau pada akhir Oktober 2019.

Tidak lama kemudian KBP RW, diangkat sebagai Penyidik Utama Rowassidik Bareskrim Polri.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait