Gegara Bisul, Terungkap Ribuan Secapa AD Positif Covid-19 di Bandung

Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)

Bandung Oketimes.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa utarakan kronologi awal ribuan orang di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) terpapar virus corona (Covid-19) beberapa waktu lalu diketahui lantaran dua orang siswa melakukan pemeriksaan sakit bisul dan tulang belakang di Rumah Sakit Dustira, Cimahi, Jawa Barat.

"Jadi ada dua prajurit atau perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira. Dua pekan lalu ada laporan pertama dari komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat kepada saya hari Sabtu juga," kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa saat konferensi pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/7/2020).

Saat dilakukan rapid test dan swab tes kepada prajurit atau perwira siswa tersebut lanjut KSAD, ternyata justru dinyatakan positif Covid-19. "Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi. Satu lagi masalah tulang belakang. Tapi ternyata mereka di-swab dan positif," papar Andika.

Usai mendapatkan laporan itu, Jenderal Andika langsung memerintahkan semua anggotanya yang berada di Secapa AD agar segera dilakukan rapid test massal. Hal itu dilakukan agar tak terjadi kecolongan yang berisiko lebih.

Saat itu juga sambung KSAD Andika, sebanyak 1.400 alat rapid test didatangkan langsung dari Jakarta ke Secapa AD. Usai rapid test dilakukan, ternyata saat itu ada sebanyak 187 orang dinyatakan reaktif.

Untuk memastikan hasil itu, maka dikirimkan kembali bantuan berupa alat VTM untuk melakukan swab test berikutnya. Kemudian ratusan orang yang dinyatakan reaktif dan dilanjutkan melakukan swab test yang akhirnya diketahui terkonfirmasi positif.

"Dari situ kami ingin yakinkan, kita lakukan swab. Saya kirim VTM kepada Kakesdam. VTM itu adalah alat untuk swab. Nah, saya kirim kemudian dilakukan swab, dilakukan tes di laboratorium PCR dari situlah akhirnya ditemukan," sebut Jenderal Andika Perkasa.

"Itulah awal mula kejadian terhadap ribuan orang di Secapa AD. Tak lama kemudian, jumlah kasus Covid-19 di Secapa AD pun terus membengkak," imbuhnya.

Menurut Andika, awalnya hanya ratusan orang yang terkonfirmasi, data terbaru tercatat telah mencapai 1.280 orang di Secapa AD dinyatakan positif corona (Covid-19).

"Dari total jumlah itu, mereka terdiri dari 991 perwira siswa, 289 staf atau anggota, serta keluarga dari Secapa AD. Saat itu tak dapat dielakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, melonjak tajam," pungkas KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa meyakinkan.***

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait