Lubang Menganga di Persimpangan Jalan Pembangunan-Balam, Ancam Pengguna Jalan

Warga: Pak Wali, Lubang Ini Sudah Banyak Korban, Tolong Diperbaiki!

Kondisi lubang menganga di badan jalan persimpangan Jalan Pembangunan-Balam Kota Pekanbaru atau dekat jembatan anak sungai Senapelan Perbatasan Kecamatan Sukajadi-Payung Sekaki, Sabtu (4/7/2020).

Pekanbaru, Oketimes.com - Lubang besar menganga di badan jalan persimpangan Jalan Pembangunan - Balam Kota Pekanbaru, perbatasan Kecamatan Payung Sekaki dan Sukajadi, hingga kini masih luput dari Perhatian Pemko Pekanbaru atau Dinas PUPR Kota.

Lubang besar yang menyerupai kubangan kerbau itu, sudah tiga bulan lebih dibiarkan menganga, tanpa ada rambu-rambu bahaya dan membayakan pengguna jalan yang melintas setiap hari di Persimpangan Jalan Pembangunan dan Balam atau tepatnya di jembatan anak Sungai Senapelan Kota Pekanbaru.

Anehnya, meski lubang tersebut sudah lama terabaikan dan banyak memakan korban, perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Kota Pekanbaru, sama sekali belum mendapat perhatian dari Pemko Pekanbaru, untuk segera memperbaikinya.

"Ya pak, lubang menganga ini sudah tiga bulan lebih rusak dan belum ada perhatian pemerintah kota untuk memperbaikinya," kata Dedi (35) warga Jalan Pembangunan saat disambangi oketimes.com Sabtu 4 Juli 2020 di lokasi.

Disebutkan Dedi, akibat adanya lubang yang menganga di persimpangan Jalan Pembangunan dan Balam itu, tidak sedikit pengguna jalan yang melintas terperosok ke lubang tersebut. Karena lubang yang menganga tersebut, sudah semakin melebar hingga berdiameter 1 meter lebih.

"Hampir setiap hari saya melihat mobil terjebak dalam lubang itu dan tidak sedikit pengguna seperti sepeda motor terjatuh di lubang yang menganga itu," ungkap Dedi.

Dedi juga menuturkan belum dua pekan ini, seorang ibu-ibu yang melintas mengendarai sepeda motor terperosok kedalam lubang tersebut hingga sepeda motor masuk kedalam lubang.

Akibatnya pergelangan kaki ibu tersebut mengalami terkilir dan dibeberapa anggota lainnya seperti tangan dan badannya mengalami lecet dan luka yang serius.

"Kami pun berupaya menolong ibu tersebut dan membawa ke klinik terdekat untuk mengobati dan memanggil keluarganya," papar Dedi.

Menurut Dedi, kejadian yang sama bukan saja dialami sang ibu tersebut, tapi sudah berulang kali terjadi bagi pengguna jalan lainnya yang melintas setiap hari di persimpangan Jalan Pembangunan dan Balam perbatasan Kecamatan Payung Sekaki dan Sukajadi Kota Pekanbaru itu.

"Pak Wali Kota Pekanbaru, lubang ini sudah banyak makan korban. Tolong segera memerintahkan pihak Dinas PUPR Kota, untuk memperbaiki lubang yang menganga di badan jalan ini, sebab korbannya sudah banyak," pungkasnya.***


Reporter   : Ndanres Area 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait