Home / Parlemen / Januari-Pebruari 2020, Polda Riau Tangkap 34 Pelaku Karhutla

Januari-Pebruari 2020, Polda Riau Tangkap 34 Pelaku Karhutla

Januari-Pebruari 2020, Polda Riau Tangkap 34 Pelaku Karhutla
Ist
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, MSi.

Pekanbaru, Oketimes.com - Sepanjang Januari hingga 25 Pebruari 2020, Kepolisian Daerah Riau, telah menetapkan 34 orang tersangka terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan tersebar di Riau.

"Kamu telah melakukan penangkapan terhadap 34 tersangka dari 28 kasus pembakaran hutan dan lahan. Kebanyakan dari mereka tertangkap di lahan, karena kecepatan kita melakukan identifikasi dan datang ke lokasi," kata Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kamis (27/02/2020) di Pekanbaru.

Menurut data Polda Riau, jumlah luasan lahan yang terbakar telah mencapai 155, 582 hektar. Kapolda menyebut, saat ini penanganan perkara terhadap para tersangka itu, sedang dalam proses penyidikan.

"Jadi saat itu, anggota datang ke lokasi, ada (tersangka) yang sedang narik ban dalam untuk dibakar menjadi area pembakaran lahan mereka. Atau yang sudah membakar beberapa hektar, umunya ditangkap di lokasi," ulas Agung.

Agung juga menyebutkan karhutla utamanya disebabkan karena faktor manusia. "Kalau kita datang ke Pulau Rupat, hari ini masih ada api di sana. Dari pantauan helikopter terlihat sekali bahwa kawasan hutan produksi yang di dalamnya masih banyak kayu hutan, itu banyak jalur atau rel-rel menuju sungai yang jadi pekerjaan para pembalak," ungkap Kapolda Riau.

Lantaran itu, Kapolda Riau menegaskan sangat penting bagi para penegak hukum agar juga melihat sisi lain dari fenomena Karhutla yang terjadi.

"Penegakan hukum tidak hanya dari segi Karhutla saja, tapi juga dari sisi ilegal loging dan perambahan hutan yang berujung pada pembakaran lahan, ini harus kita fokuskan," pungkas Kapolda Riau Agung SIE.***


Reporter   : Richarde   / Editor   : Ndanres Area

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.