Home / Peristiwa / Masyarakat Siak Laksanakan Salat Istisqa Serentak di 14 Kecamatan

Masyarakat Siak Laksanakan Salat Istisqa Serentak di 14 Kecamatan

Masyarakat Siak Laksanakan Salat Istisqa Serentak di 14 Kecamatan
Puspen TNI For oketimes.com
Masyarakat Kabupaten Siak yang berada di Kecamatan Siak dan Mempura, laksanakan salat istisqa untuk memohon kepada Allah SWT, agar Negeri Istana dan daerah lain yang tengah diuji Kebakaran Hutan dan Lahan, segera diturunkan hujan Selasa pagi (24/9/2019) di lapangan Tugu Siak Sri Indrapura dan Lapangan terminal lama Benteng Hulu Mempura.

Siak, Oketimes.com - Masyarakat Kabupaten Siak yang berada di Kecamatan Siak dan Mempura, laksanakan salat istisqa untuk memohon kepada Allah SWT, agar Negeri Istana dan daerah lain yang tengah diuji Kebakaran Hutan dan Lahan, segera diturunkan hujan Selasa pagi (24/9/2019) di lapangan Tugu Siak Sri Indrapura dan Lapangan terminal lama Benteng Hulu Mempura.

Kegiatan salat istisqa ini dilaksanakan guna mengikuti himbauan Gubernur Riau dan Surat Edaran Bupati Siak, tentang Himbauan Sholat Istisqo secara berjamaah di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Siak.

Asisten Administrasi Umum Jamaluddin yang turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan mengatakan Sholat istisqo tetap dilaksanakan meskipun sebelumnya telah dua kali digelar, dan sehari sebelumnya turun hujan deras hampir merata di Kabupaten Siak.

Hal tersebut dimaksudkan selain untuk memohon agar hujan kembali diturunkan, juga dimaksudkan sebagai zikir bersama dan bertobat memohon ampunan Allah SWT dari segala dosa yang telah dilakukan.

"Mudah-mudahan permohonan kita di ijabah Allah SWT dan hujan diturunkan dibeberapa titik api baik yang ada di Kabupaten Siak maupun didaerah lain, Sehingga kita dapat beraktifitas normal kembali seperti biasa," harap Jamaluddin.

Harapan yang salam juga disampaikan salah seorang guru di Kecamatan Siak, yang berharap aktifitas belajar mengajar segera kembali normal setelah lebih kurang dua minggu para pelajar diliburkan dari sekolah.

"Kita bermunajat kepada Allah SWT agar kembali diturunkan hujan, kasihan para pelajar sudah terlalu lama libur sekolah, sebelumnya juga diliburkan lebaran, kita khawatir nanti ketinggalan materi pelajaran saat ujian semester," sebut salah seorang guru disalah satu SMA di Kecamatan Siak.

Pada waktu yang sama, Pemerintah Kecamatan Mempura bersama masyarakat juga menggelar salat istisqa di area terminal kampung Benteng Hulu dan diikuti ratusan jamaah yang tampak khusyu mengikuti proses pelaksanaan.

Bertindak sebagai imam adalah Ustadz Zainal dan khatib Ustadz Yusuf Supardi. Tampak hadir bersama masyarakat sejumlah tokoh masyarakat, Anggota DPRD Siak Sujarwo, Danramil dan Kapolsek Siak, Penghulu Kampung Benteng Hulu, Camat Mempura beserta perangkat dan ratusan masyarakat serta para pelajar.

Salah seorang jamaah salat istisqa di Mempura Tri Angraini, berharap hujan segera diturunkan Allah SWT agar kabut asap yang meresahkan segera hilang di Kabupaten Siak. "Semoga kabut asap ini cepat hilang, kami rindu udara segar" kata Tri penuh harap.

Usai pelaksanaan, Camat Mempura Desi Fefianti mengatakan salat istisqa ini merupakan bagian dari pelaksanaan salat istisqa yang digelar serentak di Provinsi Riau.

Mengikuti himbauan Gubernur Riau dan Surat Edaran Bupati Siak terkait himbauan kepada seluruh elemen pemerintahan, pelajar dan masyarakat untuk melakukan sholat minta hujan secara berjamaah di tiap-tiap kecamatan.

"Untuk kecamatan Mempura Alhamdulillah kemarin hujan merata di seluruh kampung. Harapan kami dengan menggelar sholat istisqo ini hujan akan kembali turun diseluruh tempat yang ada titik apinya, sehingga tidak ada lagi kabut asap di Kabupaten Siak" kata Desi.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 03 Siak Mayor Infanteri Suratno mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka pemadaman baik dari unsur TNI – Polri, BPBD Siak, maupun BNPB Riau dan BNPB Pusat, hingga dilakukannya penyemaian garam dalam rangka Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

"Selain segala upaya yang telah kita lakukan, kita juga berserah diri kepada Allah SWT dengan beristighfar, dan mohon ampunan atas segala dosa-dosa, supaya ujian berupa kabut asap ini segera berakhir," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Siak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membakar lahan atau hutan. Dalam rangka itu, pihaknya akan terus melakukan patroli dan mengedukasi masyarakat, melalui kerjasama dengan dinas terkait.

Kepala Puskesmas Mempura dr. Handry mengatakan berdasarkan data, Sepanjang Bulan Agustus tahun ini, jumlah pasien yang terkena ISPA di Puskesmas Mempura tercatat berjumlah 246 orang, disamping jumlah penderita asma sebanyak 6 orang, pneumonia 1 orang, iritasi kulit 14 orang, iritasi mata 9 orang, dengan jumlah seluruhnya sebanyak 276 pasien.

Sementara itu untuk Bulan September jumlah penderita ISPA sebanyak 219, asma 6 orang, pneumonia 1 orang, iritasi kulit 21 orang, iritasi mata 3 orang, dengan jumlah penderita dampak kabut asap seluruhnya mencapai 250 orang.

"Alhamdulillah semua pasien dapat kita tangani dengan baik di posko bencana asap  Puskesmas Mempura yang  selalu buka selama 24 jam. Sejauh ini belum ada pasien yang sampai harus dirujuk ke RSUD Tengku Rafian untuk perawatan lebih lanjut" ujarnya.

Tak hanya masyarakat di Kecamatan Siak dan Mempura, berdasarkan pantauan masyarakat disejumlah kecamatan diantaranya di Kecamatan Kandis, Bungaraya, Pusako, Sungai Apit, dan berbagai kecamatan lainnya di Kabupaten Siak juga melaksanakan Sholat Istisqa, sesuai himbauan yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau dan Bupati Siak beberapa hari sebelumnya.***


Reporter  : Sule
Editor       : Kardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.