Home / Internasional / Sehari Pencoblosan, Jokowi Sudah 21 Kepala Negara Ucapkan Selamat, Erdogan Menyusul

Sehari Pencoblosan, Jokowi Sudah 21 Kepala Negara Ucapkan Selamat, Erdogan Menyusul

Sehari Pencoblosan, Jokowi Sudah 21 Kepala Negara Ucapkan Selamat, Erdogan Menyusul
Istimewa
Jokowi saat menerima panggilan telepon.

Jakarta, Oketimes.com - Sehari setelah pencoblosan, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mendapat banyak panggilan telepon dari kepala negara asing. Mereka mengucapkan selamat kepada Jokowi.

Jokowi mengatakan sudah ada 21 kepala negara yang menghubunginya lewat via telepon. Semua memberikan ucapan selamat kepada dirinya, yang menurut berbagai lembaga survei menang atas rivalnya, Prabowo Subianto.

"Baru saja tadi PM Singapura telepon juga menyampaikan (selamat). Masih ada beberapa negara yang akan menelepon," kata Jokowi pada Wartawan di Istana Negara dikutip dari detik.com pada Kamis 18 April 2019 kemarin.

Salah satu kepala negara yang hendak menelepon Jokowi adalah Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan. Total sudah ada 21 kepala negara yang memberikan ucapan selamat kepada Jokowi.

"Tadi Presiden Erdogan juga. Dan sudah 21 negara sampaikan ucapan selamat," katanya.

Momen Jokowi menerima ucapan selamat dari kepala negara sahabat adalah saat Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong menelepon. Saat itu Jokowi tengah diwawancarai wartawan, ajudan presiden melaporkan ada telepon masuk dari PM Lee.

"Yes, PM Lee. Thank you," kata Jokowi saat berbincang dengan PM Lee via telepon seluler.

Dari obrolan tersebut, terdengar pembahasan hasil hitung cepat lembaga survei. "Yes, ninety nine percent yes PM Lee," kata Jokowi soal akurasi hitung cepat lembaga survei.***


Sumber : Detik.com / Editor  : Van Hallen 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.