Home / Politik / Polisi Tahan 3 Terduga Perusak Baliho dan Atribut Partai di Pekanbaru

Polisi Tahan 3 Terduga Perusak Baliho dan Atribut Partai di Pekanbaru

Polisi Tahan 3 Terduga Perusak Baliho dan Atribut Partai di Pekanbaru
Humas Polda Riau for oketimes.com
Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Prihastopo saat menggelar konferensi Pers di Loby Mapolda Riau, Senin (17/12/18) pagi.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kasus pengurusakan Baliho dan Atribut Partai Demokrat (PD) dan Baliho milik calon anggota DPR-RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terjadi di dua TKP berbeda pada Sabtu 15 Desember 2018 di Pekanbaru, Kepolisian Polda Riau hingga kini tengah menetapkan tiga tersangka dan menahan pelaku yang saat ini tengah lidik oleh Polresta Pekanbaru.

Ketiga pelaku pengrusakan atribut partai itu, antara lain berinisial HS (22) tahun, warga Jalan Ikan Mas Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. HS diamankan petugas, setelah aksinya terpergok simpatisan partai saat melakukan pengrusakan Baliho bergambar Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan atribut PD yang terpampang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, pada Sabtu 15 Desember 2018 dini hari.

Sedangkan dua tersangka lain dalam kasus serupa dengan lokasi yang berbeda, antara lain berinisial DK alias KS (29) tahun, warga Jalan Hangtua Ujung Kelurahan Sialang Sakti dan MA (23), Warga Jalan Singgalang Perumahan Villa Singgalang Blok C12 Kelurahan Tangkerang Timur Tenayan Raya Pekanbaru.

Kedua pelaku tersebut, menjadi tersangka pengrusakan baliho Caleg DPR RI atas nama Ir. Effendi Sianipar dari Partai PDIP yang terpampang di pinggiran Jalan Singgalang 5, yang tak jauh dari pesantren ikhwan Tenayan Raya Pekanbaru pada Sabtu 15 Desember 2018 pagi sekira pukul 10.15 Wib.

Dari tangan tiga tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti dari tangan HS (22) berupa berupa bambu dan kayu sebanyak 4 (empat) buah, potongan berupa sobekan baliho dan pisau cutter.

Sedangkan dari pelaku DK alias KS (29) tahun dan MA (23), petugas menyita satu buah palu, sebuah baliho dalam keadaan rusak yang bertuliskan Ir. Effendi Sianipar dan 3 batang kayu olahan ukuran (4x6).

"Motif ketiga pelaku ini tergiur uang, mereka dijanjikan 100 hingga 150 ribu saat melakukan aksinya. Ketiga pelaku perusakan ini kita lakukan penahaan sebab ancaman mereka 5 tahun penjara sesuai pasal 170 jo Pasal 406 Kuhp Tentang Pengrusakan Secara Bersama Sama dengan ancaman hukuman maksimal kurungan 5 tahun penjara," kata Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Prihastopo pada awak media dalam konferensi Persnya di Loby Mapolda Riau, Senin (17/12/18) pagi.    

Dijelaskan Kapolda Riau, Kepolisian Daerah Riau berkomitmen untuk menangani kasus tersebut secara profesional serta atensi untuk segera menuntaskan melimpahkan perkaranya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tidak lupa mantan Waka Polda Jatim ini juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi berita-berita yang belum diyakini kebenarannya.***

Penulis   : Ndanres

Editor     : Richarde

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.