Alfedri: Dimana kita dapat rizki, disitu kita berzakat

Alfedri pada saat menghadiri Gemar Siak berzakat di mesjid Al Huda Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang, Minggu (18/6/17).

Siak, Oketimes.com - Setelah terlaksana pengumpilan zakat di 7 kecamatan, kegiatan Gerakan Masyarakat (Gemar) Siak berzakat tahun 2017 berhasil mengumpulkan zakat sebesar Rp.1.438.456.000.

"Alhamdulilah ini sudah mendekati target dari Baznas Kabupaten Siak, yakni sebesar Rp1,5 miliar dari 7 Kecamatan tahun 2017," ujar Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak Muhammad Rasyid Suharto.

Selain itu, ia menambahkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Siak sangat besar yang saat ini mencapai sekitar Rp 36 miliar, karena itu dia yakin bisa memaksimalkan pengumpulan zakat tahun ini, "Insyaallah akan sangat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkannya," ucapnya.

Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan dari semua harta yang dimiliki, ada sekitar 2,5 persen milik orang lain. Oleh karena itu, jika sudah sampai nisapnya para umat muslim wajib membayar zakatnya.

"Kedudukan zakat ini, sebenarnya sama dengan shalat wajib. Kita juga akan berdosa jika tidak mengeluarkan zakat kalau sudah sampai pada nisap nya,” ujar Alfedri pada saat menghadiri Gemar Siak berzakat di mesjid Al Huda Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang, Minggu (18/6/17).

Dia juga menegaskan bahwa tempat untuk membayar zakat adalah dimana tempat masyarakat mencari mendapatkan rizki bukan membayarkan di kampung halaman. "Kalau kita ingin memberi untuk di Kampung halaman boleh, tapi nama nya bukan zakat, yakni sedekah ataupun infak," tutupnya.

Pada Gemar Siak berzakat di Kecamatan Tualang ini, berhasil terkumpul zakat sebesar Rp. 164.374.000. Dalam kesempatan ini, juga di serahkan NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat) untuk masyarakat di Kecamatan Tualang. (man)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait