Tengkorak Manusia ditemukan di Kebun Sawit
Warga Dusun Sei Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, dihebohkan dengan ditemukannya kerangka manusia yang tidak utuh, Minggu (02/10/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.
Indragiri Hulu, Oketimes.com - Warga Dusun Sei Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, dihebohkan dengan ditemukannya kerangka manusia yang tidak utuh, Minggu (02/10/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.
"Tengkorak manusia itu pertama kali ditemukan oleh Nasrul (36) warga RT 34 RW 09, Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida diareal kebun sawit miliknya yang berlokasi di KM 7 Jalan Poros PT Arvenia 036 RV 010 Dusun Sei Arang Kelurahan Pangkalan Kasai," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM, Senin (04/10/2016).
Dijelaskannya, penemuan kerangka tersebut berawal sewaktu Nasrul hendak memanen buah kelapa sawit di kebunnya. Saat melakukan pemanenan, saksi terkejut karena menemukan tengkorak kepala manusia dibawah tanaman kelapa sawit miliknya.
Tak hanya itu, sekitar 2 meter tak jauh tengkorak tersebut, Nasrul juga menemukan ceceran rambut dan tulang belulang yang berserakan. Kaget dengan temuan itu, ia pun melaporkannya kepada pihak kepolisian Polsek Siberida.
Setelah mendapat laporan, anggota Polsek Siberida pun langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis police line.
Hasil penyusuran di TKP, polisi juga tulang-tulang yang berserakan dan tidak utuh serta menemukan celana jeans warna kebiru-biruan merk Channel, serta pakaian kaos lengan panjang bertuliskan Twinkle Little Stars warna gelap.
"Untuk penyelidikan lebih lanjut, kerangka manusia yang sudah tidak lengkap, karena banyak yang hilang itu sudah diamankan. Sementara ini kami masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan warga sekitar," tuturnya.
Guntur mengatakan pihak kepolisian mengalami kesulitan untuk mengetahui identitas korban yang ketika ditemukan sudah menjadi tulang belulang. Bahkan beberapa bagian anggota tubuhnya ada yang hilang.
Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan warga yang hilang di Kecamatan Siberida. Setelah hasil otopsi dilakukan, nantinya pihaknya mengimbau, kepada masyarakat agar segera melaporkan jika, ada keluarga yang hilang selama satu tahun terakhir.
"Kita lihat dahulu lah nanti, bagaimana hasil autopsinya. Jika yang bersangkutan adalah korban pembunuhan, tentu ini akan kita usut lebih jauh," katanya. (dzs)

Komentar Via Facebook :