Proyek Optimalisasi Kelistrikan RSUD Rengat Belum Difungsikan

Proyek optimalisasi kelistrikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat yang dikerjakan oleh PT Arus Sinar Nusantara (ASN) di bawah pengawasan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada tahun 2015 yang lalu belum bisa difungsikan.

Rengat, Oketimes.com - Proyek optimalisasi kelistrikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat yang dikerjakan oleh PT Arus Sinar Nusantara (ASN) di bawah pengawasan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada tahun 2015 yang lalu belum bisa difungsikan.

Proyek yang menelan dana Rp 8,2 milyar dari APBD Inhu itu, masih menyisakan masalah di ujung berakhirnya kewenangan Kabupaten terhadap dinas ini.

Namun Tim PHO menyatakan bahwa proyek tersebut sudah selesai 100 persen, meski belum bisa dimanfaatkan. Hal ini disebabkan pihak PLN yang tak kunjung merealisasikan kenaikan daya terhadap RSUD Indrasari Rengat, padahal biaya pendaftaran senilai Rp.300 juta lebih telah dibayarkan oleh pihak kontraktor sejak Desember 2015 lalu.

Kabid Ketenagaan Listrikan Distamben Inhu Bakri selaku PPK proyek tersebut saat dikonfirmasikan, Kamis (7/4/16) di ruang kerjanya. Mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa proyek optimalisasi kelistrikan RSUD Indrasari Rengat tersebut sudah selesai 100 Persen.

"Seluruh item proyek telah selesai seratus persen, baik genset dengan kapasitas 630 KVA, panel APP, panel MDS dan power house, serta perangkat pendukung lainya", katanya.

Namun belum dapat difungsikan karena masih menunggu pihak PLN Area Rengat untuk melakukan kenaikan daya, sementara biaya pendaftaran kenaikan daya itu sudah kami bayarkan sejak Desember 2015 lalu. ‎

"Genset dengan merk perkin berkapasitas 630 KVA dan perangkat pendukung lainya yang dilaksanakan Distamben Inhu dengan anggaran mencapai Rp.8,2 miliar ini, tidak dapat difungsikan dan dioperasionalkan tanpa adanya kenaikan daya dari PLN", ujarnya.

Terpisah, PLN Area Rengat menyatakan bahwa pihak kontraktor baru menyampaikan permohonan penambahan daya kepada PLN Area Rengat pada tanggal 23 Desember 2015, dimana saat itu PLN Area Rengat menutup seluruh permohonan, baik itu penyambungan baru maupun penambahan daya.

"Kita baru membuka kembali pendaftaran untuk penyambungan baru maupun penambahan daya pada Januari 2016", terangnya. (ali)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait