Istri Mudik Imlek, Suami Ini Malah Gantung Diri
Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di lantai tiga ruko miliknya di Jalan Satria, tepatnya depan lapangan bola, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Kamis (18/2/2016) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama Abian (58) warga keturunan Tionghoa.
Pekanbaru, Oketimes.com - Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di lantai tiga ruko miliknya di Jalan Satria, tepatnya depan lapangan bola, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Kamis (18/2/2016) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama Abian (58) warga keturunan Tionghoa.
Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Dwi Atmoko (33) yang saat itu naik kelantai tiga rukonya untuk melihat tanaman-tanamannya dalam pot yang ada di lantai tiga ruko miliknya yang bersebelahan dengan ruko milik korban.
Setibanya dilantai tiga ruko, saksi dikagetkan dengan temuan tetangganya yang sudah tak bernyawa dalam keadaan tergantung dengan menggunakan kabel tv dibagian lehernya. Saat itu juga anak korban langsung berteriak minta tolong warga dilanjutkan dengan memberitahukannya ke Polsek Tenayan Raya.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk Dwi Atmoko. Hasil sementara korban dipastikan meninggal akibat gantung diri.
"Didekat korban gantung diri, kita juga menemukan barang bukti kaleng Baygon yang masih berisi cairan, cangkir berisi cairan Baygon, senter dan hanphone merk Samsung milik korban," sebut Kapolsek Tenayan Raya Kompol Indra Rusdi melalui Kanit Reskrim Ipda Sulaiman Daulay, Kamis siang.
Masih belum dikatahui alasan korban nekat mengakhir hidupnya, karena istri dan anak korban masih merayakan Imlek di kampung halamannya di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti provinsi Riau.
"Kita belum tau motif korban nekad mengakihiri hidupnya," ungkap Sulaiman.
Guna mengetahui kepastian penyebab kematiannya, jasad korban akhirnya dibawa ke RSUD Arifin Ahmad guna keperluan visum. (dabot)

Komentar Via Facebook :