Kantor Kontraktor Semen Dikupak Maling, Kerugian Ratusan Juta
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Kantor Kontraktor Semen dan Sekretariat Olah Raga yang berlokasi di Jalan Sidodi, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disantroni maling, Kamis (29/10) kemarin. Pelaku yang diperkirakan berjuimlah lebih satu orang itu berhasil membawa kabur 20 unit komputer, 1 unit sepeda motor Suzuki Shogun, kipas angin dan televisi 21 inci.
Selain komputer dan barang lainnya, pelaku juga menggasak Dispenser air, 2 pasang sepatu olah raga, timbangan badan, kompressor merk Toyota, genset, mesin air merk Weser, dan stabilezer, dengan kerugian mencapai Rp 100 juta.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian Mapolsek Bukit Raya, saat kejadian kondisi kantor dalam keadaan kosong. Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB, Asep (50) seorang karyawan, datang ke kantornya untuk membuka kantor seperti biasanya. Setibanya di depan ruko yang dijadikan kantor itu, melihat terali besi telah rusak dan digergaji dengan seukuran orang dewasa.
Penasaran dengan penemuan itu, Asep lalu mengeceknya dan melihat gembok pintu rolling door juga telah dirusak paksa. Curiga kantornya telah dimasuki maling, Asep kemudian menghubungi Riko (27), penanggungjawab kantor untuk melaporkan temuannya tersebut.
Mendapat kabar, Riko langsung bergegas menuju kantornya. Bersama dengan Asep, ia lalu merusak gembok yang telah diganti oleh pelaku, agar dapat masuk kedalam untuk mengecek, seisi ruangan yang ada di dalam kantor. Ternyata seisi kantor telah berserakan, dan barang-barang inventaris kantor yang ada di dalamnya telah raib.
Menjadi korban maling, Riko lalu melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Polsek Bukit Raya. Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Sementara itu, Kapolsek Bukit Raya AKP Ricky Ricardo SIK, saat dikonfirmasikan, Jumat (30/10) siang mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian tersebut. " Kasusnya masih dalam penyelidikan petugas, sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangannya.
" Dari keterangan saksi, di kantor tersebut memang tidak ada penjaganya, karena rencananya kantor akan pindah ke gedung baru," sebutnya.
Kapolsek juga menghimbau, untuk tempat usaha atau kantor dan sejenisnya agar dipasangi CCTV, serta ada petugas keamanannya sehingga pelaku kejahatan mengurungkan niatnya untuk melakukan aksi kejahatan. (XXX)
Komentar Via Facebook :