Dibawa Kabur Pembantu, Polisi Temukan Bocah 4 Tahun di Pekanbaru
Setelah dua hari dibawa kabur pembantunya, bocah berumur empat tahun berhasil diselamatkan Tim Opsnal Polsek Bukit Raya, Kamis (22/10) malam tadi. Sang pembantu, ES (27) ditangkap, saat sedang melaksanakan ijab kabul pernikahan di KUS desa Teratak Buluh, Kabupaten Kampar, dengan calon suaminya berinisial A.
Pekanbaru, Oketimes.com - Setelah dua hari dibawa kabur pembantunya, bocah berumur empat tahun berhasil diselamatkan Tim Opsnal Polsek Bukit Raya, Kamis (22/10) malam tadi. Sang pembantu, ES (27) ditangkap, saat sedang melaksanakan ijab kabul pernikahan di KUS desa Teratak Buluh, Kabupaten Kampar, dengan calon suaminya berinisial A.
Peristiwa ini berawal saat bocah yang masih berumur empat tahun dilaporkan menghilang dari rumahnya di Jalan T Bey Ujung, Perum Ratus, Blok D, Kecamatan Bukit Raya, Selasa (20/10) lalu. Waktu itu dari keterangan warga yang melihatnya, sang bocah terlihat terakhir kali pergi dengan ES pembantunya, ke warung yang tak jauh dari rumahnya untuk membeli permen.
Namun setelahnya, ES tak kunjung kembali, berikut dengan sang bocah. Menurut keterangan penjaga pos komplek, bocah itu terlihat dibawa pergi ES yang dijemput oleh seorang pria dengan menggunakan sepeda motor. Orang tua sang bocah kemudian melaporkan kehilangan anaknya tersebut ke Polsek Bukit Raya.
Kapolsek Bukit Raya, AKP Ricky Ricardo didampingi Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi, Jumat (23/10) siang mengatakan, pihaknya yang menerima laporan anak hilang dari pihak keluarga korban, langsung melakukan pengejaran. Petugas Polsek Bukit Raya pun disebar untuk melakukan pencarian.
" Dua hari setelahnya, kita berhasil mengendus keberadaan ES di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Saat itu, ES sedang melangsungkan ijab kabul pernikahan dengan calon suaminya A," sebut Ricky Ricardo.
Usai ijab kabul, tersangka ES langsung dibawa ke Polsek Bukit Raya untuk dimintai keterangannya, guna penyelidikan selanjutnya. " Kita juga berhasil menemukan sang bocah bersama ES," tutur Kapolsek.
Kepada petugas, ES mengakui jika dirnya tidak menculik anak majikannya itu. ES berdalih jika anak sang bocah merupakan anaknya yang dulu diadopsi oleh majikannya pada tahun 2011 silam di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat.
" ES beralasan tidak menculik sang bocah. Pengakuannya, ES sengaja melarikannya karena sang bocah merupakan anaknya yang pada tahun 2011 silam diadopsi oleh majikannya," kata Ricky Ricardo.
Setelah diadopsi, oleh orang tuanya yang sekarang kemudian membuatkan akte kelahiran sang bocah di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya. "Kasus ini masih kita lakukan penyelidika selanjutnya, dan memeriksa saksi-saksi lainya," tutup Kapolsek. (XXX)
Komentar Via Facebook :