Mau Kesekolah, Tas Ibu Guru Ini Malah Disikat Jambret ditengah Jalan

Ilustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Aksi penjambretan tak pernah habisnya terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini dialami seorang guru, Yuliana Sari (34) warga Jalan Duyung No 19, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Saat hendak menuju ke sekolahnya, tas korban berisikan 1 Note Book merk Accer warna biru, SIM A, SIM C, ATM BRI, BCA, Bank Riau, Kartu NUPTK, STNK, KTP dan uang tunai Rp35 ribu dan barang berharga senilai Rp4 juta raib dijambret dua pria berkendaraan sepeda motor, Kamis (22/10).

Data yang dirangkum di kepolisian, aksi nekat itu terjadi di Jalan Melati, simpang Jalan Kenanga, Kecamatan Senapelan, pagi hari sekitar pukul 06.15 WIB, saat korban bersama berboncengan dengan temannya, Yudiharni (47), menggunakan sepeda motor Honda Beat Nopol BM 6327 NE dengan tujuan ke Rumbai, untuk mengajar.

Setibanya di TKP, tiba-tiba dari arah belakang datang dua orang pria tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor jenis Kawasaki KLX warna hitam langsung memepet dan merampas tas korban yang diletakkan dibawak stang dekat kaki. Spontan korban menjerit dan berusaha mengenjar pelaku yang langsung tancap gas menuju ke Jalan Melur.

Pelaku berhasil kabur, kemudian korban buru-buru melaporkan kejadian itu ke Polresta Pekanbaru. Akibat kejadian itu, ia kehilangan sejumlah barang berharga, kartu ATM dan surat-surat penting lainnya yang seluruhnya berada di dalam tas. (XXX)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait