Ribuan Peserta Ikuti Kemah Kerukunan, 1.347 Bibit Pohon Ditanam, Kemenag Siak Ucapkan Terimakasih

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad

Siak, Oketimes.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak berkolaborasi dengan lembaga dan organisasi keagamaan serta kepemudaan sukses menyelenggarakan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau Tahun 2026 pada 23–25 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Kegiatan yang diikuti 1.511 peserta ini menghasilkan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 1.347 bibit pohon di 449 titik di Kabupaten Siak, sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sebelumnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi dan dihadiri oleh Bupati Siak bersama jajaran Forkopimda melalui rangkaian seremoni pembukaan yang menandai dimulainya perkemahan sekaligus mengajak seluruh peserta memperkuat kerukunan, membangun karakter generasi muda, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai aktivitas perkemahan, pembinaan karakter, penguatan toleransi dan kebersamaan, serta aksi penanaman pohon sebagai implementasi Ekoteologi Siak Hijau.

Rangkaian kegiatan ditutup pada malam Ahad, (25/10/2026) kemarin oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal setelah seluruh agenda perkemahan dan penanaman pohon selesai dilaksanakan. Penutupan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai persaudaraan, disiplin, kemandirian, dan kepedulian lingkungan yang telah ditanamkan selama kegiatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Siak, panitia, jajaran Kementerian Agama, pembina, pendamping, peserta, masyarakat, serta insan pers yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Atas nama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Fuadi Ahmad.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perkemahan, melainkan wujud implementasi program prioritas Kementerian Agama melalui penguatan kerukunan umat beragama, pembentukan karakter generasi muda, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan, semangat Asta Protas perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Perpaduan nilai keagamaan, pendidikan karakter, toleransi, dan pelestarian alam diharapkan mampu memperkuat kehidupan beragama yang harmonis sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Salah satu capaian utama kegiatan ini adalah penanaman 1.347 bibit pohon di 449 titik di Kabupaten Siak. Gerakan tersebut menjadi wujud penerapan Ekoteologi, yaitu pendekatan keagamaan dalam menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Fuadi berharap seluruh bibit yang telah ditanam dapat dirawat secara berkelanjutan hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang. Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan Ekoteologi Siak Hijau sebagai gerakan bersama yang terus berlanjut setelah kegiatan perkemahan berakhir.

Selain aksi lingkungan, Kemah Kerukunan dan Kemah Madrasah menjadi sarana pembinaan peserta dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), serta unsur Kemah Kerukunan. Melalui interaksi dan kegiatan bersama, peserta didorong untuk mengembangkan sikap disiplin, mandiri, kepemimpinan, persaudaraan, serta menghargai perbedaan.

Kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara, Mempura. Kehadiran peserta, panitia, pembina, dan pendamping meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi serta membuka peluang bagi pedagang setempat untuk menambah penjualan dan pendapatan.

Fuadi turut mengapresiasi insan pers yang telah membantu menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan tersebut melalui peliputan dan publikasi. Menurutnya, peran media penting dalam menyampaikan pesan kerukunan, moderasi beragama, pendidikan karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Siak berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian lingkungan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, keluarga, tempat ibadah, maupun masyarakat.

Keberhasilan kegiatan yang melibatkan 1.511 peserta dan menghasilkan penanaman 1.347 bibit pohon di 449 titik ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghadirkan manfaat nyata, mulai dari penguatan kerukunan dan pembinaan generasi muda hingga pelestarian lingkungan serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.(Humas Kemenag Siak)


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait