Diskes Pekanbaru: 9.000 Warga Terserang ISPA Akibat Kabut Asap, Belum Ada Korban Jiwa
ILustrasi Ai Ispa Kahutla
PEKANBARU, Oketimes.com – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat lebih dari 9.000 warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Riau dalam dua bulan terakhir. Meski demikian, hingga Selasa (13/10/2026), belum ada laporan korban meninggal dunia akibat dampak kabut asap tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan belum ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru.
“Belum ada korban jiwa atau meninggal dunia,” kata Hazli kepada oketimes.com, Selasa (13/10/2026).
Ia menyebutkan, jumlah warga yang terserang ISPA telah mencapai lebih dari 9.000 orang. Kondisi ini terjadi di tengah kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten/kota di Riau serta asap kiriman dari wilayah lain, termasuk Jambi dan Palembang.
Untuk mengantisipasi dampak kesehatan, Diskes Pekanbaru mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama bagi anak-anak. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker.
“Untuk saat ini, kita hanya bisa mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama anak-anak. Jika harus keluar, masyarakat diharapkan tetap memakai masker,” ujarnya.
Selain itu, Hazli menyarankan masyarakat memperbanyak konsumsi air putih dan segera mencari bantuan medis apabila mengalami gangguan kesehatan.
Warga yang mengalami kondisi darurat akibat ISPA atau membutuhkan layanan kesehatan lainnya dapat menghubungi Call Center 112 Kota Pekanbaru. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.***

Komentar Via Facebook :