Telusuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan

Bupati Afni bersama para murid sekolah dasar saat menyusuri pesisir Siak.(Foto: ist)

SIAK - Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anak-anak berlari di halaman sekolah, menyambut kedatangan orang nomor satu di negeri istana Afni Zulkifli yang datang membawa seragam sekolah gratis untuk mereka.

 

Wajah-wajah polos itu dipenuhi senyum ceria dan bahagia namun hangat. Seperti anak-anak yang menantikan kepulangan seorang ibu, lalu berlari menyambut dengan harapan akan ada oleh-oleh yang dibawa pulang.

 

Setelah menelusuri jalan tanah yang becek, menyeberangi sungai kecil, lalu membelah perairan yang tenang namun sunyi, rombongan itu akhirnya tiba di Dusun Mungkal, Kamis (21/5).

 

Tanjung Pal, sebuah dusun di wilayah terluar Kabupaten Siak yang seolah jauh dari hiruk-pikuk pembangunan. Di sana, listrik kadang redup, jalan kadang putus oleh hujan, dan sekolah berdiri sederhana di tengah genangan air.

 

Kunjungan orang nomor satu di negeri istana Afni Zulkifli untuk menyerahkan seragam sekolah bantuan Pemkab kepada siswa SD dan SMP di Kampung Tanjung Pal, Kecamatan Sungai Apit.

 

Kehadirannya disambut anak-anak dan guru dengan sederhana, ia mengatakan, pemerintah belum mampu hadir secara maksimal untuk seluruh masyarakat.

 

Dengan suara lirih di hadapan guru-guru, mantan wartawan itu meminta maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik. “Pengabdian guru jauh lebih besar dibanding apa yang diterima hari ini,” ucapnya, Jumat (22/5/2026).

 

Kalimat itu membuat sebagian guru tertunduk. Sebab di wilayah-wilayah seperti Dusun Mungkal, guru bukan hanya mengajar membaca dan berhitung. Mereka sering menjadi orang tua kedua bagi anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan jauh demi sekolah.

 

Di hadapan murid-murid, Afni berpesan agar mereka tetap semangat belajar meski medan menuju sekolah begitu sulit.

 

"Sebab pendidikan, satu-satunya jalan untuk mengubah masa depan. Pesan Ibu, anak-anak rajin belajar dan kejar prestasi ya," kata dia.

 

Pesan itu terdengar sederhana. Namun di wilayah 3T, pergi ke sekolah bukan perkara sederhana. Ada anak-anak yang harus melewati jalan berlumpur, naik pompong.

 

Dan hari itu, harapan kecil mereka benar-benar hadir dalam bentuk perhatian dan kasih sayang. Di balik seragam yang dibagikan, tersimpan pesan bahwa pendidikan tidak boleh terasa jauh bagi anak-anak kampung.

 

"Setelah anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak. Meski kalian jauh dari kota. Namun pemerintah harus hadir di sini tidak hanya pendidikan tapi juga pelayanan dasar kesehatan pelayanan," sebutnya.

 

Kehadiran Bupati Afni di Tanjung Pal, Dusun Mungkal, Kecamatan Sungai Apit untuk kali kedua setelah beberapa waktu lalu. Selain membagikan seragam gratis, Afni juga menerima keluh kesah warga hingga membantu remaja mualaf melanjutkan pendidikan Pondok Pesantren.

 


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait