Seleksi Masuk SMA Negeri Plus Riau Masuk Tahap Akademik, 488 Peserta Lanjut Tes

Ilustrasi SPMB SMA Plus Riau

PEKANBARU, Oketimes.com - Sebanyak 488 calon siswa dinyatakan lulus seleksi administrasi dalam penerimaan peserta didik baru SMA Negeri Plus Riau tahun ajaran 2026/2027.

Kepala SMA Negeri Plus Riau, Edi Sutono, mengatakan masa seleksi administrasi berakhir pada 30 Maret 2026. Peserta yang dinyatakan lolos administrasi berhak mengikuti tes kemampuan akademik yang dijadwalkan pada 4 hingga 5 April 2026.

Menurut Edi, peserta yang lulus tes akademik selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan berupa tes kemampuan komunikasi Bahasa Inggris, wawancara terkait motivasi, pengetahuan umum, pengetahuan agama, tes fisik, psikotes, serta tes kesehatan.

Ia menjelaskan, hingga 1 April 2026 jumlah pendaftar mencapai 1.040 orang yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Riau maupun luar daerah.

Sebaran pendaftar terbanyak berasal dari Pekanbaru sebanyak 314 orang, disusul Kampar 167 orang, Rokan Hulu 85 orang, Dumai 81 orang, Siak 73 orang, dan Bengkalis 71 orang. Sementara pendaftar dari luar Riau tercatat sebanyak 38 orang.

Selain itu, pendaftar dari Pelalawan sebanyak 38 orang, Indragiri Hulu 43 orang, Indragiri Hilir 44 orang, Rokan Hilir 43 orang, Kuantan Singingi 16 orang, serta Kepulauan Meranti 27 orang.

Tahapan seleksi berikutnya akan dilakukan secara bertahap, dan peserta yang tidak lulus pada salah satu tahap dinyatakan gugur.

Sebelumnya, proses seleksi masuk SMA Negeri Plus Riau dibuka sejak 2 hingga 25 Maret 2026 melalui sistem daring di laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Persyaratan utama bagi calon peserta didik adalah siswa aktif kelas IX SMP tahun pelajaran 2025/2026 dengan nilai minimal 75 untuk mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dari semester 1 sampai semester 5.

Peserta yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik tetap wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi sesuai kuota sekolah, tanpa jalur khusus maupun praktik titip-menitip.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait