Stabilkan Harga Sembako, Polri dan Bulog Salurkan Pangan Murah di Sumatera Utara Jelang Lebaran

Kepolisian Daerah Sumatera Utara bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Utara, Jumat (13/3/2026).

MEDAN, Oketimes.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Utara, Jumat (13/3/2026). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakil Kepala Polda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan, program tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas pangan nasional. Program ini dirancang berlangsung dalam jangka panjang, mulai Maret hingga 31 Desember 2026, dengan penyaluran bertahap melalui Polres hingga Polsek di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 15.600 paket beras telah disalurkan kepada lebih dari 16.400 penerima manfaat. Program ini juga bertujuan memudahkan akses masyarakat terhadap bahan pangan sekaligus mencegah praktik penimbunan.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras Rp56.500 per 5 kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp15.000 per liter.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto menyebut keterlibatan Polri membantu memperluas distribusi pangan hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Ia juga memastikan stok pangan di Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan.

Secara nasional, Ketua Pelaksana Satgas Pangan Polri Kalingga Rendra Raharja mengatakan program bazar pangan murah ini digelar serentak di 36 Polda dan 500 Polres di seluruh Indonesia. Pada 2026, Satgas Pangan Polri menargetkan penyaluran beras sebesar 10 persen dari total target Bulog agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat luas menjelang Lebaran.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait