Plt Gubernur Riau Tegaskan Optimalisasi Pajak Daerah untuk Tingkatkan PAD

Kantor Pelayanan Pajak Kenderaan di Pekanbaru

PEKANBARU, Oketimes.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk mengoptimalkan potensi pajak daerah sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus kajian antara lain pajak penjualan kendaraan bermotor, pajak bahan bakar minyak (BBM), serta pajak pertambangan galian C.

SF Hariyanto menyampaikan, Pemprov Riau saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan aplikasi perpajakan yang dinilai belum berjalan optimal. Evaluasi tersebut dilakukan menyusul adanya ketidaksesuaian antara data penjualan kendaraan bermotor dengan realisasi penerimaan pajak daerah.

Selain pajak kendaraan, penerimaan pajak dari sektor BBM juga menjadi perhatian. Menurutnya, potensi pajak BBM di Riau masih belum tergarap maksimal jika dibandingkan dengan daerah lain, meskipun Riau memiliki sumber daya minyak dan batu bara.

Sebagai langkah konkret, Plt Gubernur Riau menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau untuk meningkatkan pengawasan, termasuk melalui peningkatan kapasitas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Upaya ini dilakukan untuk memperkuat basis perhitungan pajak, khususnya terkait penggunaan bahan bakar industri yang memiliki kontribusi pajak daerah sebesar 7,5 persen.

Selain itu, sektor pertambangan galian C juga akan dioptimalkan sebagai sumber PAD. Pemprov Riau berencana menerapkan skema pembagian hasil yang lebih proporsional antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota agar manfaat pajak dapat dirasakan secara merata.

Melalui optimalisasi berbagai sektor pajak tersebut, Pemerintah Provinsi Riau berharap dapat menekan potensi kebocoran pendapatan daerah serta meningkatkan kontribusi pajak bagi pembangunan di Provinsi Riau.***


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait