Kembangkan Sektor Peternakan

Baznas Siak Terima Kunjungan LPPM Baznas RI

Ketua Baznas Kab Siak H Abdul Rasyid Suharto Pua Upa didampingi Komisioner dan Giatno selaku Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterinar (keswan dan kesmavet) Dinas Perternakan Kabupaten Siak, Rabu (10/03/21).

SIAK, Oketimes.com - Baznas kabupaten Siak menerima kunjungan kerja Kepala Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) Baznas RI, Drh. Ajat Sudrajat beserta rombongan.

Kunjungan itu, disambut baik oleh Ketua Baznas Kab Siak H Abdul Rasyid Suharto Pua Upa didampingi Komisioner dan Giatno selaku Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterinar (keswan dan kesmavet) Dinas Perternakan Kabupaten Siak, Rabu (10/03/21).

Ketua Baznas kabupaten Siak Abdul Rasyid Suharto menyambut baik kunjungan Kepala LPPM Baznas RI dalam rangka melakukan kegiatan verifikasi Balai Ternak yang telah diprogramkan oleh Baznas Kabupaten Siak sejak awal Februari 2021 lalu.

Menurut Rasyid, disamping untuk membangun sentra ternak di kabupaten Siak, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk membangun ekonomi para Mustahik Kaum Duafa di kabupaten Siak.

"Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Siak yang bekerjasama dengan Dinas Perternakan Kabupaten Siak," ujar Rasyid.

Rasyid menyampaikan, Program Sentra Balai Ternak Baznas Kab Siak ini dilatar belakangi dari statistik kemiskinan masyarakat kabupaten Siak sejak pandemi covid-19 mengalami peningkatan.

"Maka kami melakukan analisa angka kemiskinan tersebut banyak berasal dari masyarakat dengan pekerjaan beternak, sehingga muncul inisiatif baznas untuk membantu sektor peternakan," urainya.

Dalam pertemuan Baznas Kabupaten Siak bersama Kepala LPPM Baznas RI dan Dinas Peternakan Siak, Program Balai Ternak Baznas menentukan hewan ternak yang cocok adalah Sapi dan Kambing yang akan dikembangkan dalam bentuk kelompok ternak di kecamatan Dayun dan Lubuk Dalam.

"Maka dari itu kita dari Baznas Kabupaten Siak mengharapkan program ini berjalan lancar, sehingga nantinya dapat memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat terutama masyarakat dari golongan tak mampu (Mustahik)," tutup Rasyid.***

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait