Check Poin Perbatasan Riau, Jaring 679 Pelanggar Tidak Pakai Masker

Personel Posko Check Point XIII Koto Kampar atau perbatasan Riau-Sumbar saat mengingatkan pengendara untuk tetap memakai masker saat hendak bepergian keluar daerah (Foto: Ist)

PEKANBARU, Oketimes.com - Sejak dioperasikan pada 27 Oktober 2020, sedikitnya 679 orang terjaring tidak pakai masker di empat posko check point perbatasan Provinsi Riau, Sabtu (31/10/2020).

Empat posko tersebut, berada di XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar, Kemuning Indragiri Hilir, Lubuk Jambi Kaunsing dan Bagan Sinembah Rokan Hilir.

"Sedikitnya sudah 679 orang terjaring tak pakai masker saat pemeriksaan di empat posko check point perbatasan selama tiga hari 27-30 Oktober," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Riau, Hadi Penandio, Sabtu (31/10/2020) di Pekanbaru.

Hadi Penandio mengatakan setiap orang melintasi posko check point dan tidak memakai masker akan dikenakan sanksi berupa teguran ringan.

"Jadi yang tak pakai masker diberi sanksi ringan, bahwa dia tak akan mengulangi lagi perbuatannya dan akan selalu pakai masker. Setelah itu petugas memberi masker ke pelanggar," terangnya.

Hadi merinci pelanggaran tidak pakai masker paling banyak berada di Posko Check Point XIII Koto Kampar atau perbatasan Riau-Sumbar sebanyak 553 orang.

Disusul Posko Check Point Bagan Sinembah Rohil perbatasan Riau-Sumut sebanyak 77 orang, Posko Lubuk Jambi Kaunsing sebanyak 42 orang, dan Posko Kemuning Indragiri Hilir sebanyak 9 orang.  

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, selama operasi sedikitnya ada 1.605 unit kendaraan masuk Provinsi Riau yang diperiksa. Kemudian kendaraan keluar 736 unit, KBM Barang 710 unit, angkutan umum 343 unit.

Kemudian kendaraan roda empat 1.075 unit, kendaraan roda dua sebanyak 77 unit, KBM putar balik 5 unit.

"Sedangkan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 2.444 orang, dengan rincian laki-laki 1.535 orang, perempuan 819 orang," pungkas Hadi.***

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait