Sekaligus Rakor TPOA

Lanudsri Hadiri Peresmian Aplikasi Matriks Pemetaan Orang Asing Gorontalo

Peresmian Aplikasi Matriks Pemetaan Orang Asing Gorontalo sekaligus rakor bersama lima puluh peserta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan stakeholder pada Rabu (12/08/2020) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo.

Manado, Oketimes.com - Pos Perwakilan TNI AU Lanud Sam Ratulangi Gorontalo, mengikuti rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing tingkat Provinsi Gorontalo. Rakor tersebut dihadiri lima puluh peserta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan stakeholder pada Rabu (12/08/2020) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Jalan Tinaloga Bone Bolango, Gorontalo.

Komandan Lanud Sam Ratulangi diwakili oleh Perwira dari Pos Perwakilan TNI AU Gorontalo, Letda Sus Asminto, menyimak jalannya rapat koordinasi pengenalan aplikasi matriks pemetaan orang asing. Sedikit tidaknya, ada hubungannya dengan bidang tugasnya sebagai penegak kedaulatan negara di wilayah udara Indonesia.

Acara pembukaan dipandu oleh Budi Sarwono selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Gorontalo Budi, ia menyatakan bahwa dengan adanya wabah pandemi Covid-19 ini, mobilitas wisatawan dunia untuk mengunjungi negara lainnya, menjadi terhenti atau melambat perkembangannya.

"Warga negara asing yang sudah terlanjur berada di negara kita Indonesia, dengan berat hati kita memberikan ijin tinggal. Sekaligus, tidak mengabaikan hak-haknya. Kita harus mengetahui, apa yang dapat mereka lakukan dan apa yang tidak dapat mereka lakukan," ujar mengawali sambutannya.

Ia juga menyebutkan untuk tenaga kerja asing yang akan bekerja di Indonesia pada suatu perusahaan tertentu akan di batasi sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami dari jajaran Kemenkumham sangat mendukung pembatasan Warga Negara Asing (WNA) maupun Tenaga kerja Asing (TKA). Hal ini akan mengurangi jumlah WNA ataupun TKA yang masuk ke Indonesia, sehingga Pandemi Covid 19 tidak semakin menyebar," terang Budi Sarwono saat itu.

Sementara itu, Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Provinsi Gorontalo Jaya Saputra, mengatakan bahwa tugas Timpora antara lain memberi saran kepada Instansi lembaga Pemerintah terkait. Mengenai hal yang berkaitan dengan pengawasan orang asing.

Fungsi Timpora sebagai koordinasi dan pertukaran data Informasi, serta bertugas mengumpulkan informasi dan data keberadaan orang asing.

"Mari kita Timpora bersinergi dan saling kerja sama dalam penanganan kedatangan TKA, kita kedepankan koordinasi dilapangan," ajaknya.

Ia berharap dengan terbentuknya Tim tersebut, akan menjalin sinergitas dan kerja sama pertukaran data TKA demi menciptakan Gorontalo yang kondusif.

Sementara itu, Perwakilan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Gorontalo, mengatakan keharusan mengisi data di aplikasi E-Hac di Pelabuhan dan Bandara. Karena data diaplikasi tersebut akan dikirim ke Dinkes Prov. Gorontalo yang kemudian di teruskan ke Gugus tugas Provinsi.

Dalam rapat itu, Letda Sus Asminto menjelaskan bahwa rapat tersebut diadakan untuk berkoordinasi kembali, meningkatkan sinergitas demi menjaga keamanan Gorontalo.

"Terkait aplikasi Matoa GTO yang sudah diresmikan, diperlukan sosialisasi, sehingga mudah dipahami serta efektif penggunaannya," sebutnya.

Pantauan, kegiatan rapat koordinasi Timpora sekaligus dilaksanakan Pembentukan Tim Reaksi Cepat oleh Kepala Imigrasi Provinsi Gorontalo dalam rangka mempercepat pendataan dan penindakan TKA maupun WNA di lapangan.

Hadir dalam rapat tersebut, Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Provinsi Gorontalo, Kabid II Bidang Bina Ideologi dan Wasbang Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Komandan Sub Satgas Bais Gorontalo, Kabinda Gorontalo, Perwakilan Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Gorontalo.

Selanjut juga hadir Perwakilan Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Gorontalo, Perwakilan Lanal Gorontalo, Perwakilan Korem 133/ Nani Wartabone Gorontalo, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kanim Kelas 1 TPI Gorontalo, Perwakilan Naketrans Prov. Gorontalo, Kasi Tikim Imigrasi. Kegiatan tersebut berjalan dengan aman serta lancar hingga selesai pada pukul 11.51 Wita.***


Authentifikasi: Kapentak Lanud Sam Ratulangi Mayor Sus Michiko Moningkey.
Foto             : Letda Sus Asminto.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait