Home / Nasional / Amankan Kerusuhan Antar Warga, Yonif 700/WYC Kirim 100 Personel ke Buton

Amankan Kerusuhan Antar Warga, Yonif 700/WYC Kirim 100 Personel ke Buton

Amankan Kerusuhan Antar Warga, Yonif 700/WYC Kirim 100 Personel ke Buton
Istimewa
Personel TNI - Sebanyak 100 orang prajurit Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti Kodam VII/ Hasanuddin diberangkatkan ke Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (7/6/2019).

Kendari, Oketimes.com – Guna mendukung pengamanan konflik warga yang terjadi antar dua desa di Buton, ratusan prajurit Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti Kodam VII/ Hasanuddin diberangkatkan ke Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Prajurit diberangkatkan dua gelombang, gelombang pertama sebanyak 50 orang yang diberangkatkan tadi malam dipimpin langsung Letda Inf Andi Ndaru selaku Danton Ban Kipan A," kata Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 143/Haluoleo Kendari, Mayor Arm Sumarsono seperti dilansir zonasultra.com pada Jumat 7 Juni 2019.

Dijelaskan Sumarsono, pemberangkatan personel Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti di lakukan pada Kamis 6 Juni 2019 malam, dengan menggunakan kapal KRI Tarapang. Sementara untuk gelombang kedua akan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Ia memaparkan pemberangkatan gelombang kedua akan, dipimpin oleh Lettu Inf Sahang selaku Danki C Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti dengan jumlah prajurit 50 orang.

"Jadi mereka diberangkatkan untuk membantu mengamankan situasi di Buton, pascakonflik yang terjadi antara Desa Sampuabalo dan Gunung Jaya," pungkasnya.

Seperti diberitakan, kerusuhan di dua desa di Kabupaten Buton itu menelan dua korban jiwa dan delapan orang luka luka dan 87 rumah terbakar, serta 700 orang warga Desa Gunung Jaya mengungsi ke tiga desa yaitu Desa Laburunci, Kelurahan Kombeli, dan Desa Lapodi.***


Source     : Zonasultra
Editor       : Van Hallen    

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.