Home / Nasional / KPU : Hasil Real Count Hanya Untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu

KPU : Hasil Real Count Hanya Untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu

KPU : Hasil Real Count Hanya Untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu
Istimewa
Logo, KPU RI.

Jakarta, Oketimes.com - Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau real count KPU tidak akan mempengaruhi penetapan hasil pemilu 2019, karena rekapitulasi resmi tetap dilakukan secara manual.

"Kami tegaskan hasil Situng itu betul-betul hanya untuk publikasi, sama sekali tidak ada kaitan dengan penetapan hasil akhir pemenang pemilu," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi saat ditemui di kantornya, seperti dilansir antaranews.com pada Jumat 19 April 2019.

Dijelaskan Pramono, proses rekapitulasi manual dilakukan mulai tingkat kecamatan, kemudian diteruskan tingkat kabupaten/kota dan dilanjutkan ke provinsi kemudian terakhir tingkat nasional yang rencananya dilakukan 25 April hingga 23 Mei 2019.

Menurutnya, Situng diperoleh berdasarkan data formulir C-1 tiap TPS di seluruh Indonesia yang dimasukkan dan diunggah di laman KPU RI melalui KPU kabupaten/kota. Dengan begitu Masyarakat dapat mengakses laman pemilu2019.kpu.go.id untuk mengetahui informasi penghitungan suara pilpres dan pileg 2019 atau "real count" KPU.

Hingga Pukul 14.15 WIB, Jumat (19/4/2019), KPU telah menghitung 17.310 dari 813.350 tempat pemungutan suara (TPS), atau 2,12824 persen.

Proses penghitungan itu bisa dipantau di situs pemilu2019.kpu.go.id. Hasil sementaranya, paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat 1.818.289 suara atau 55.19 persen, sedangkan paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 1.476.500 suara atau 44.81 persen.***

 

Sumber  : Antara / Editor : Cardoffa 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.