Home / Nasional / Kapolri Pimpin Upacara Delapan Pati yang Naik Pangkat

Kapolri Pimpin Upacara Delapan Pati yang Naik Pangkat

Kapolri Pimpin Upacara Delapan Pati yang Naik Pangkat
Ist
ILustrasi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memimpin sertijab sejumlah Pati Polri belum lama ini.

Jakarta, Oketimes.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memimpin upacara kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi sejumlah Perwira Tinggi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Salah satunya adalah Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang resmi naik pangkat dari bintang dua atau Inspektur Jenderal menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal.

Sebelumnya promosi Idham menjadi Kabareskrim tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP.2019 tertanggal 22 Januari 2019, yang ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Eko Indra Heri.

Selain Idham, beberapa perwira tinggi (Pati) Polri lainnya juga mendapatkan kenaikan pangkat. Mereka adalah Widyaiswara Utama Sespam Lemdiklat Polri Coki Manurung naik dari Brigjen menjadi Irjen, mantan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Pol Aris Budiman yang kini menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri dan Irjen Pol Drs. Basuki yang bertugas di Lemhanas.

Di kesempatan itu, juga dilakukan kenaikan pangkat dari pangkat Kombes ke Brigjen ada sejumlah 8 orang. Antara lain, Brigjen Pol Rajim Asianto, Brigjen Pol Teguh Sarwono, Brigjen Pol Jhonny Siahaan, Brigjen Pol Hotman Simatupang, Brigjen Pol Sri Eko Prianggono, Brigjen Pol Reynhard Saut Poltak Silitonga, Brigjen Pol M. Awal Chairuddin dan Brigjen Pol Suwarno, SH.

Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan, mutasi di dalam internal Polri tidak ada kaitannya dengan perpecahan atau friksi di internal Polri, Dia menegaskan, internal organisasi Polri solid.

"Saya ingin menekankan pergantian pejabat, tidak ada kaitannya dengan faksi-fraksi, friksi-friksi di internal Polri, tidak. Polri tetap solid," kata Tito saat membacakan amanah di upacara serah terima jabatan (sertijab) pejabat teras Polri di ruang Rupatama Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri), Jakarta Selatan seperti dilansir dari kompas.com Kamis, (24/1/2019).

Diacara tersebut, Tito juga menuturkan, dalam organisasi merupakan hal yang lumrah bila terjadi perbedaan. "Sangat bisa terjadi perbedaan, dalam satu keluarga pun bisa terjadi perbedaan. Tapi tidak menimbulkan dampak destruktif," tutur Tito.

Kapolri mengatakan, serah terima jabatan adalah sesuatu yang biasa di tubuh Polri. "Polri bukan dimiliki satu orang, apalagi oleh seorang Kapolri, kita sudah memiliki sistem sudah baku, standar," ucap Tito.

Tito mengatakan, penentuan jabatan teras di tubuh internal Polri telah melalui pertimbangan. Melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri akan menganalisis dan menggodog kenaikan pangkat dan jabatan anggota Polri.

Tito juga berpesan kepada pejabat yang baru serah terima jabatan untuk mengemban tugas secara amanah dan memberikan kontribusi bagi organisasi, bangsa, dan negara. "Di tempat baru apapun tempatnya adalah jalan Tuhan, amanah Tuhan harus diemban sebaik-baiknya," kata Tito.***

Sumbe : Kompas.com  /  Editor  : Ndanres

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.