Home / Pemerintahan / Pemprov Siapkan 225 Unit Komputer Untuk Test CPNS

Pemprov Siapkan 225 Unit Komputer Untuk Test CPNS

Pemprov Siapkan 225 Unit Komputer Untuk Test CPNS
PEKANBARU, Oketimes.com- Pemerintah provinsi Riau telah menyiapkan 225 unit komputer untuk test Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), untuk itu pihaknya akan mematangkan semua proses sebelum jadwal pendaftaran CPNS diumumkan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, M Guntur kepada wartawan. Dikatakannya, Pemprov Riau hanya memiliki 50 unit komputer untuk mengikuti sistem CAT di Pemprov Riau, sementara para pelamar diperkirakan mencapai ribuan orang.

"Kalau yang punya kita hanya 50 unit, ada salah satu universitas yang bersedia menyediakan komputernya. Sekarang dalam kajian di BKN, kalau layak kita pakai semua ditambah dengan yang ada di BKD," kata Guntur saat dihubungi di kantor Gubernur Riau, Rabu (10/9).

Diakui mantan kepala biro tata pemerintahan Setdaprov Riau itu, jika komputer tersebut layak digunakan maka ujian CAT, dalam satu hari bisa mencapai 1000-2000 orang. Dengan demikian ujian dengan menggunakan CAT hanya memakan waktu tidak lebih dari satu minggu.

"Kalau 225 komputer itu layak, bisa ribuan yang ujian dalam satu hari. Yah paling tidak kita bisa meringankan BKN dalam hal ujian CAT," ungkap Guntur.

Untuk itu, terangnya, hari ini (Kamis, 11/9) pihaknya akan mengagendakan rapat koordinasi bersama BKD Kabupaten Kota, dengan agenda untuk menyatukan persepsi pendaftaran calon pegawai negri sipil (CPNS) 2014.

"Rencananya besok (hari ini red) rapat bersama BKD kabupaten Kota. Baru rencana, menyamakan persepsi untuk memulai pendaftaran CPNS," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, untuk total penerimaan CPNS tahun 2014 Provinsi Riau dan Kabupaten Kota, secara keseluruhan berjumlah 1371 CPNS, dengan rincian. Provinsi Riau 168, Kota Pekanbaru 200, Kota Dumai 99, Rokan Hilir 145, Indragiri Hilir 100, Bengkalis, 142, Siak 127, Pelalawan 234, dan Kuantan Singingi 47. (dea)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.