Terseret Puisi Sukmawati Sukarno Putri, Besok FPI Inhu Polisikan Supandi

Supandi, Kabag Protokoler Pemkab Indragiri Hulu, Riau.

Rengat, Oketimes.com - Jika tidak ada aral melintang, besok Sabtu (7/4/2018) seorang oknum ASN Pemkab Indragiri Hulu (Inhu) yang juga sebagai Kabag Protokol Sekretariat Pemkab Inhu, Supandi,  akan dilaporkan ke Polres Inhu di Rengat.

Supandi diancam di Polisikan DPW Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Inhu, karena cuitannya di akun media sosial (Medsos) FB miliknya pada Rabu (4/4/2018) menjadi viral dan diduga telah melecehkan iman besar ormas FBI dan atau diduga mengandung ujaran kebencian.

"Insya Allah, usai tablik akbar bersama 6 DPW dan DPD FPI Sabtu lusa di Rengat saudara Supandi akan kami bawa ke proses hukum," tegas Ketua DPW FPI Inhu, Ustaz Ali Fahmi Aziz, didampingi Ketua Tanfidz DPC FPI Kecamatan Rengat Barat, Zulfadli Azim pada Kamis (5/4/2018) di Pematangreba.

Selain mempolisikan Supandi, DPW - FPI Inhu turut menyurati Supandi dengan nomor surat 21/SP/DPW-FPI/Rajab 1439 H berperihal tabayyun (klarifikasi) terkait status di medsos yang dapat meresahkan ditengah masyarakat.

"Senin pekan depan, beliau kami tunggu di markas FPI Inhu di Jalan Sultan Rengat untuk tabayyun," sambung ustad Ali Fahmi.

Menurut Ali Fahmi, secara peribadi kepada Supandi tidak ada masalah. "Yang kami sangat sayangkan, dia (Supandi) sebagai pejabat Pemerintah dan beragama Islam sudah seyogyanya ikut meredam isu miris Nasional tapi malah ikut membuat ngetren dan bahkan ikut hanyut melecehkan IB ummat Islam.

Menjawab pertanyaan awak media, baik Ali Fahmi maupun Zulfadli secara bergantian menjelaskan, jika Supandi tidak bersedia datang atas panggilan pengurus FPI Inhu, sama artinya Kabag Protokoler Pemkab Inhu itu menantang FPI Inhu, tentu saja anggota FPI bisa khilaf melihat Supandi.

Terpisah, Kabag Protokol Pemkab Inhu Supandi, S.Sos MP membantah bermaksud menghina ormas tertentu atau orang tertentu. "Yang saya maksud di Arab Saudi itu kan banyak imam besar kita, baliklah ke Indonesia untuk mengajarkan kita yang benar, itu maksud saya," ujar Supandi ketika ditemui di ruang kerjanya.

Meski demikian lanjut Supandi, jika ada ormas atau orang yang tersinggung terkait hal tersebut, dirinya akan meminta maaf. "Kalau saya salah saya siap minta maaf, jika perlu saya siap menjadi anggota FPI. Sebab yang menjaga, menyelamatkan dan membesarkan saya itu Islam," ulasnya.

Terkait dipanggil tabayyun lagi, Supandi akan koperatif. "Saya akan datang diskusi untukkebaikan bersama," singkat Supandi. (Zul)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait