Tragis dan Memilukan

Selamatkan Adik, Bocah 8 Tahun Ikut Tewas Tenggelam

Foto inset: Lokasi kolam tempat abang adik yang meninggal dunia, usai tenggelam dan kedua zenajah korban saat disemayamkan di rumah duka warga di Jalan Pinang Sebatang, Kecamatan Talang Mandau, Bengkalis, Riau, Minggu (13/8/2017) sekitar pukul 13.00 Wib.

Mandau, oketimes.com - Sungguh memilukan, maksud hati menolong adik yang tenggelam, Marvel bocah berumur 8 tahun harus ikut bersama adiknya yang baru tenggelam. Dua kakak beradik kandung ini, tewas saat berenang di sebuah kolam milik warga di Jalan Pinang Sebatang, Kecamatan Talang Mandau, Bengkalis, Riau, Minggu (13/8/2017) sekitar pukul 13.00 Wib.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Marvel (8) dan adik kandungnya Poda (6) yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar di Kabupaten Bengkalis. Beruntung, selain dua abang adik korban yang tewas, ternyata korban lainnya seperti Dwi Kartini rekan yang ikut tenggelam dapat terselamatkan dari maut tersebut.

Informasi yang dirangkum dari Humas Polda Riau, Selasa (15/8/2017) siang, sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban dan dua rekannya berenang didalam kolam milik warga setempat yang berjarak 200 meter dari rumah korban. Belum diketahui penyebabnya, Poda bocah 6 tahun tiba-tiba tenggelam. Kemudian Marvel (8) abang korban, bergegas mencoba menolong adiknya, namun perbutan sang abang kadung tersebut seakan sia-sia.

Melihat keduanya tenggelam, teman lainnya Dwi Kartini berusaha menolong kedua korban dengan menariknya kepermukaan, namun tetap kandas dan ikut tenggelam bersamaan dengan korban. Merasa panik, rekannya yang lain Daus mencoba mencari pertolongan warga.

Warga yang berdatangan berhasil menolong ketiga anak yang tenggelam di dalam kolam. Apesnya, setelah diangkat dua orang saudara kandung ini tidak dapat tertolong nyawanya lagi. Beruntung Dwi Kartini masih dapat diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.


"Kedua korban tidak dapat dilakukan upaya penyelamatan medis, sementara rekannya yang ikut tenggelam Dwi Kartini selamat dari maut itu," kata  Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo membenarkan peristiwa tewasnya dua korban kakak kandung ini, korban tewas ditempat saat diselamatkan warga.

Lanjut Guntur, saat ini kedua korban sudah di kebumikan oleh pihak keluarga korban, sebelumnya pihak kepolisian ingin melakukan visum. Namun ditolak oleh keluarga korban, yang merasa pasrah dengan kejadian tersebut.

"Petugas kita sudah melakukan tugas sebagai pelayan masyarakat, namun pihak korban menolak untuk dilakukan visum. Kelurga pasrah dengan kejadian ini dengan memberikan keterangan resmi, korban pun langsung di kebumikan," pungkas Guntur. (ars)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait