Kabid Sarpras Sumbringah Ajak Wartawan Tinjau Pembangunan SMP Madani

Ssejumlah wartawan diajak ke lokasi proyek, oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) Disdik Pekanbaru, Katwadi ST MT didampingi Pimpinan Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Thardi ST, Selasa (30/8/16).

Pekanbaru, Oketimes.com - Bangunan fisik SMP Madani kini tinggal penyelesaian akhir (finishing) saja. Jika pengadaan meubeler tahun ini bisa direalisasikan, bangunan proyek Multiyears (MY) Pemko Pekanbaru tersebut sudah bisa difungsikan.

Hal ini tergambar, saat sejumlah wartawan diajak ke lokasi proyek, oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) Disdik Pekanbaru, Katwadi ST MT didampingi Pimpinan Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Thardi ST, Selasa (30/8/16). 

Sesaat setelah sampai di lokasi proyek senilai Rp 42 milyar tersebut, Katwadi mempersilahkan wartawan untuk melihat pekerjaan mana saja yang belum selesai atau kerusakan yang ditemui.

"Saya malah senang bila teman teman ada menemukan kekurangan sehingga saya bisa langsung perintahkan kontraktornya untuk memperbaiki atau menuntaskannya," ujar Katwadi.

Sekitar satu jam berkeliling di area sekolah seluas 1,9 hektar tersebut, rombongan wartawan hanya menemukan kekurangan timbunan tanah di belakang ruang belajar arah selatan dan rumput yang belum tertanam sebagian di halaman mesjid gedung sekolah.

Menyikapi temuan tersebut, Konsultan Pengawas, Rivo dari PT Riau Multi Cipta Dimensi, Rivo mengaku akan menuntaskannya dalam minggu ini. Sedangkan kaca jendela di beberapa ruangan yang terlihat berdebu akan dicuci sebelum serah terima pada 30 September 2016.

Adapun gedung SMP Madani yang dikerjakan oleh PT Rimbo Perdana jo PT Melayu Riau tersebut jelas Rivo, terdiri dari Mesjid, bangunan LPTQ 4 ruang, 8 Ruang Kelas Belajar, Ruang Pustaka, Ruang labor IPA, IPS, Bahasa dan Komputer.

Selain itu bangunan yang baru 75 persen pencairannya ini dari nilai kontrak, juga ditunjang oleh asrama berlantai dua kiri dan kanan ini, memiliki 44 kamar.

Dikonfirmasi di lokasi proyek, Kabid Sarpras Katwadi didampingi PPTK Thardi membenarkan bahwa secara fisik bangunan SMP Madani ini sudah selesai tinggal finishing saja. Ia mengatakan, andaikan meubeler bisa diadakan tahun ini ia yakin bahwa siswa baru yang diterima tahun ini dan masih numpang di SMPN 4 Pekanbaru, sudah bisa difungsikan Januari 2017.

"Sepertinya sulit untuk mengadakan meubeler tahun ini. Pasalnya anggaran Pemko tak memungkinkan. Kita memang sudah mengestimasi biaya meubeler sekitar Rp 10 milyar. Namun usulan yang kita sampaikan tergantung Pemko," ujarnya. (fin)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait