Jalan Desa Darul Aman-Rupat Berkubang Lumpur, Butuh Perhatian Pemkab Bengkalis
Kondisi Jalan Desa Darul Aman-Rupat berkubang lumpur.
Bengkalis, Oketimes.com - Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah bunyi sila ke 5 Pancasila dirasa jauh dari kenyataan oleh masyarakat 3 Dusun, Teluk Tungku, Pangkalan Durian dan Dusun Teluk Mas Desa Darul Aman Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Pemerataan dari berbagai sektor yang dielu-elukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, untuk kesejahteraan masyarakat hanya sebatas isapan jempol belaka, Dengan APBD Kabupaten terbesar di Indonesia, Bengkalis dinilai gagal oleh masyarakat dalam realitanya.
Program pengentasan kemiskinan dan pemerataan yang digemborkan Pemkab Bengkalis seolah jalan ditempat tidak sampai ke wilayah tertinggal seperti Dusun Teluk Tungku, Desa Darul Aman ini.
Jalan yang diidam-idamkan masyarakat akses satu-satunya penghubung ke ibukota kecamatan belum tersentuh pembangunan alias masih tanah gambut. Dengan kondisi jalan yang masih tanah tentunya sangat menghambat kelancaran aktivitas sehari-hari. Postur tanah gambut ketika kemarau jalan berdebu dan disaat musim penghujan jalan menjadi lembek berkubang lumpur, sehingga sulit ditempuh.
Yang lebih memprihatinkan adalah adanya program pemerintah wajib belajar 12 tahun dan upaya mencerdaskan kehidupan berbangsa, semua ini bagi masyarakat Dusun Teluk Tungku Desa Darul Aman Kecamatan Rupat seakan sebatas selogan belaka.
Untuk mengenyam pendidikan dari tingkat SMP anak-anak harus keluar dari desa tersebut, akan tetapi dengan kondisi infrastruktur jalan yang tidak layak untuk dilalui anak-anak harus mengubur mimpinya dalam-dalam, memutuskan untuk tidak melanjutkan jenjang SLTA.
Demikian hal ini dibeberkan Kepala Dusun (Kadus) Teluk Tungku, Edi Prabowo saat ditemui sejumlah wartawan baru-baru ini.
"Sebenarnya minat anak-anak untuk bersekolah cukup tinggi, akan tetapi dengan kondisi jalan yang sulit dilalui ini, anak-anak kami memilih untuk tidak bersekolah," ujar sang Kadus.
Hal serupa juga dikatakan Kepala Desa Darul Aman, Hairul Bahar. Sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakatnya, Hairul menjelaskan, sudah berbagai cara dilakukan mengajukan perbaikan infrastktur di Desanya ke Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
"Sayangnya sampai saat ini hasilnya nihil, belum ada kejelasan. Kami sudah berusaha setiap tahun mengajukan apa yang memjadi permasalahan di desa kami ini. Baik secara langsung ke Pemerintah Kabupaten Bengkalis, maupun melalui aspirasi Dewan, namun belum membuahkan hasil. Kami berharap kedepan pemkab Bengkalis memprioritaskan desa-desa terpencil seperti desa kami ini," harap Kades.
Masyarakat berharap kedepan Pemkab Bengkalis untuk lebih memprioritaskan desa-desa terpencil dan terisolir, sehingga tercipta pemerataan sesuai dengan amanat undang-undang, dan tercipta kesejahteraan masyarakat, tandas Kades. (putra)
Komentar Via Facebook :