Pantau Pelaksanaan UAMBN
Kemenag RI Kunjungi MAN 1 Pekanbaru
Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Mts Kementrian Agama RI, DR Basnang MA disela sela, kunjungannya, Selasa (15/3/16)
Pekanbaru, oketimes.com - Kementerian Agama (Kemenag) RI kunjungi MAN 1 Pekanbaru. Kunjungan tersebut dalam rangka memonitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN).
Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Mts Kementrian Agama RI, DR Basnang MA disela sela, kunjungannya, Selasa (15/3/16) menyebutkan, kedatangannya ke Riau bertujuan untuk melakukan monitoring pelaksanaan UAMBN bagi siswa Madrasah Negeri dan swasta.
"UAMBN ini adalah ujian berstandart nasional, dimana merupakan ujian materi pelajaran yang menjadi ciri khas Madrasah Aliyah. Inilah yang membedakan dengan sekolah umum," ungkapnya.
Menurut Basnang, yang terpenting dalam pelaksanaan ujian ini adalah kejujuran dan integritas siswa.
Ia mengharapkan bagaimana peserta didik dapat mengaplikasikan integritas. Selain itu, melihat sampai sejauh mana materi pelajaran yang diberikan guru dapat diserap oleh siswa.
"Artinya bukan saja pengetahuan yang diberikan. Namun kejujuran tersebut dapat diterapkan siswa dalam kehidupannya," jelasnya.
Sampai saat ini, lanjutnya, sudah tercatat 43.000 siswa madrasah yang mengikuti UAMBN. Soal ujian dibuat oleh pusat dan sangat terjamin kerahasiaannya.
"Kedepannya, kita akan coba melaksanakan UAMBN dengan sistim komputer. Artinya, kedepan akan ada UAMBNK," terang Basnang.
Ditempat yang sama, Kepala TU MAN 1 Pekanbaru Elvi Susanti MPd menyebutkan, pelaksanaan UAMBN akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 14-16 Maret 2016 mendatang.
"Adapun materi pelajaran yang diuji adalah Fiqih, Al-quran-Hadist, sejarah kebudayaan Islam (SKI) dan Bahasa Arab. Sedangkan jumlah siswa menjadi peserta ujian tahun ini sebanyak 293 siswa, yang terdiri dari empat jurusan yakni jurusan bahasa, IPA,IPS dan Agama," jelas Elvi.
Lebih lanjut Elvi mengatakan, para peserta ujian dibagi dalam 16 ruangan dengan 20 paket soal yang berbeda. Sedangkan untuk pengawas, dilakukan dengan sistim silang yakni dari anggota KKM sekolah negeri dan swasta dan ditambah pengawas dari Kemenag kota Pekanbaru.
"Harapan kita untuk pelaksanaan UAMBN ini, akan dapat terwujudnya siswa madrasah jujur, berprestasi dan bermatabat. Tahun ini tentunya siswa kita bisa lulus dengan nilai yang sangat memuaskan," harapnya. (ade)

Komentar Via Facebook :