Home / Nasional / Pimpin Apel HUT Ke-69, Kapolri Ingin Polairud Sinergi dengan TNI dan Bea Cukai

Pimpin Apel HUT Ke-69, Kapolri Ingin Polairud Sinergi dengan TNI dan Bea Cukai

Pimpin Apel HUT Ke-69, Kapolri Ingin Polairud Sinergi dengan TNI dan Bea Cukai
(Liputan6)
Kapolri Idham Azis mengecek personel Polairud saat memimpin apel upacara HUT Polairud Ke-69 pada Rabu 2 Desember 2019 di Mako Ditpoludara, Tangerang Selatan, Banten,

Tangerang, Oketimes.com – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meminta kepada jajaran Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) untuk terus membangun sinergitas dan soliditas dengan TNI, Bakamla, Bea Cukai dan pemangku kepentingan lainnya. Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga mengingatkan agar jajaran Polairud selalu siaga.

"Terus pelihara kesiapsiagaan personel sehingga kalian mampu digerakkan setiap saat apabila ada hal-hal yang sifatnya kontinjensi," ucap Idham saat memimpin apel HUT ke 69 Polairud pada Rabu 2 Desember 2019 di Mako Ditpoludara, Tangerang Selatan, Banten, seperti dikutip dari Antara.

Di acara tersebut, Idham juga berpesan kepada jajaran Korps Polairud agar tak lupa untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. "Jaga kesehatan pribadi dan keluarga serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kalian laksanakanlah dengan tulus dan ikhlas," katanya.

Idham juga meminta agar jajaran senantiasa menjaga kehormatan institusi Polri dengan tidak melanggar aturan. Ia berharap jajarannya tak segan untuk berinovasi dan membuat terobosan untuk mengembangkan Korpolairud menjadi lebih baik lagi.

Sementara Kepala Korps Polisi Air Udara Baharkam Polri, Inspektur Jenderal Lotharia Latif mengatakan, selama tahun 2019, pihaknya telah menangani sebanyak 442 kasus kejahatan di laut.

Menurutnya 442 kasus ini terdiri dari 49 kasus kecelakaan laut, 79 kasus antarnegara, 99 kasus kekayaan negara dan 215 kasus konvensional.

Pada 2018, Korpolairud menangani 1.054 kasus kejahatan di laut. Sementara pada 2017, jumlah kasus kejahatan laut yang ditangani Korpolairud sebanyak 1.183 perkara.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers kinerja Polairud dalam rangka menyambut HUT Polairud ke-69.

Sejumlah kasus yang cukup menonjol selama 2019 yang berhasil diungkap pihaknya yakni kasus kapal ikan asing, pengungkapan penyelundupan baby lobster dan penyelundupan kepiting telur dan kasus penyelundupan narkoba.

"Penyelundupan lebih dari 77 ribu baby lobster ke Malaysia di perairan Tanjung Leban Riau, penyelundupan 700 kilogram kepiting telur dari Tanjung Priok ke Taiwan dan Hongkong," jelasnya.

Latif menyebut, Korporairud juga mengerahkan personelnya dalam sejumlah operasi kontinjensi. Di antaranya dalam Operasi Nemangkawi di Papua, Operasi Tinombala di Sulawesi Tengah dan Operasi Karhutla di enam provinsi.

"Selain penegakan hukum, kami juga aktif membantu korban tsunami Palu, Donggala, operasi SAR terhadap bencana di laut dan aktivitas kemanusiaan lainnya," katanya.

Korps Polisi Perairan dan Udara berdiri sejak 1 Desember 1950. HUT Polairud ke-69 pada tahun ini mengusung tema "SDM Unggul dengan Almatsus Modern, Korpolairud Baharkam Polri Siap Menjaga Stabilitas Keamanan Dalam Negeri".

Polairud memiliki total anggota 7.830 orang dengan rincian 2.442 anggota Mabes ditambah 5.388 anggota Polda dan Satpolair Polres.

Jumlah kapal yang dimiliki Korpolairud sebanyak 610 unit yang terdiri dari 76 unit milik Mabes dan 513 unit tersebar di Polda dan Satpolair Polres.

Korps baju biru itu juga tercatat memiliki pesawat udara yang terdiri dari 9 unit fixed wings dan 46 unit rotary.

Inovasi yang dikembangkan Korpolairud tahun 2018-2019 adalah airudku, sebuah aplikasi berbasis android mengenai layanan pengaduan masyarakat maritim.***


Source   : Antara
Editor     : Van Hallen 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.