Home / Hukrim / Hujan Deras dan Banjir Tak Surutkan Tim Jumat Barokah Polresta Sambangi Warga Kurang Mampu di Tanjung Rhu

Disaksikan Tim Divisi Humas Mabes Polri

Hujan Deras dan Banjir Tak Surutkan Tim Jumat Barokah Polresta Sambangi Warga Kurang Mampu di Tanjung Rhu

Hujan Deras dan Banjir Tak Surutkan Tim Jumat Barokah Polresta Sambangi Warga Kurang Mampu di Tanjung Rhu
Humas Polresta For Okertimes.com
Meski suasana hujan dan dilanda banjir, tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru tetap berlangsung di Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru, Jumat 23 November 2018.

Pekanbaru, Oketimes.com - Meski suasana hujan dan dilanda banjir, tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru tetap berlangsung di Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Pekanbaru, Jumat 23 November 2018.

Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH, didampingi rombongan Tim Divisi Humas Mabes Polri dibawah pimpinan Kombes Pol Yusri Yunus serta diikuti oleh Prof DR Syafrinaldy SH MCL, tetap berlangsung dan tidak menuyurutkan tim lainnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, Perempuan Lira, IDI Pekanbaru KNPI Kota Pekanbaru, FPI Kota Pekanbaru dan Anggota Polresta Pekanbaru serta awak Media Nasional dan Lokal.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH disela-sela acara, mengatakan kepada awak media bahwa keberadaan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru bersama media Nasional, sengaja menghadirkan oleh Tim Divisi Humas Mabes Polri, untuk meliput kegiatan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru.

Kapolresta dalam wawancaranya kepada awak media tersebut, mengatakan bahwa kegiatan Jumat barokah Polresta Pekanbaru itu, merupakan serangkaian kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu dan mendapat dukungan dari organisasi masyarakat, IDI kota Pekanbaru, Akademisi, Perempuan Lira FPI Kota Pekanbaru, LSM, pihak Swasta, dan awak media lokal yang senantiasa mendukung publikasi kegiatan program Jumat barokah Polresta Pekanbaru.

Pada kesempatan itu, Kapolresta juga menceritakan awalnya kegiatan sosial tersebut dinamakan Polisi Peduli Polresta Pekanbaru. Namun seiring waktu berjalan, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dan Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edi Sumardy SIK, membentuk suatu kegiatan sosial yang diberi nama Jumat barokah Polresta Pekanbaru yang berjalan hingga kini.

Sementara itu, Rektor UIR Prof DR Syafrinaldi SH MCL yang berkesempatan hadir dalam kegiatan Jumat Barokah itu, juga memberikan sambutan dengan mengatakan bahwa kehadirannya hanya sebagai Akademisi dari Universitas Islam Riau untuk mengapresiasi kegiatan Jumat Barokah atas keinginan pribadinya sendiri.

Dia juga mengatakan kegiatan sosial Jumat Barokah Polresta Pekanbaru selama ini eksis dilakukan oleh Polresta Pekanbaru. Apalagi kegiatan tersebut terus dipublikasikan oleh media lokal dan media sosial untuk mengetuk hati masyarakat termasuk dirinya untuk ikut turun langsung mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang sangat Positif ini.

"Kehadiran saya murni dari hati nurani dan tidak ada kepentingan lain selain niat membantu saudara kita yang kurang mampu dan kurang beruntung," pungkas Guru Besar Uir ini.

Sementara itu, Perwakilan LSM Perempuan LIRA juga menjawab pertanyaan dari wartawan, bahwa Perempuan LIRA bertugas sebagai Tim Survei bersama teman-teman dari Kepolisian untuk menyeleksi sasaran yang akan dikunjungi untuk diberi bantuan.

"Kalau kami juga ikut membantu tim Jumat Barokah untuk melakukan survei terlebih duhulu yang menjadi sasaran tim Jumat Barokah untuk dikunjungi," ujar Perwakilan LSM Perempuan LIRA ini menjawab awak media.

Pantauan, sebelum berangkat melakukan kegiatan tersebut, tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru dimulai dengan doa yang dipimpin guru besar UIR Prof DR Syafrinaldi di lobi Polresta Pekanbaru.

Dalam kegiatan ini juga hadir perangkat Kelurahan mulai dari Lurah Tanjung Rhu, RT, RW setempat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh serta pemuka masyarakat setempat.

Tim Terpadu Jumat Barokah Polresta Pekanbaru bersama rombongan Divisi Humas Mabes Polri mengunjungi beberapa rumah Warga di Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.

Saat dikunjungi oleh Tim JB (Jumat Barokah. Red), susana lingkungan tempat tinggal warga yang akan dikunjungi sedang dalam keadaan banjir setinggi betis kaki orang dewasa.

Sebagai langkah awal, sasaran yang dikunjungi tim menuju kediaman kakek Abdul Karim berumur (73) tahun yang kondisinya tidak mempunyai pekerjaan dan bertempat tinggal Jalan Sumber Sari Gg. Arafah RT. 006 RW. 005 Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Lima Puluh yang pada saat itu rumahnya tergenang Banjir dengan ketinggian 50 cm, akibat air Sungai Siak pasang naik.

Kondisi kakek Abdul Karim sendiri mengalami kebutaan sejak tahun 2015 lalu dan kondisinya lemah pada Kaki, sehingga tidak kuat untuk berjalan. Sedangkan untuk kebutuhan sehari hari di tanggulangi Istri yang bekerja mencari barang bekas dan tidak memiliki anak yang akan membantu mereka.

Hal yang sama juga tidak jauh beda saat tim JB Polresta mengunjungi kediaman Kakek Iriansyah (62) tahun yang tidak jauh dari rumah Kakek Abdul Karim yang tinggal di Jalan Sumbersari Gg. Arafah RT. 006 RW. 005 Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru.

Dimana saat tim menuju rumahnya, hujan sedang turun yang membasahi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dan rombongan. Selain dari itu kondisi rumah kakek Iriansyah yang juga tergenang banjir dengan ketinggian setinggi lutut orang dewasa lantaran air Sungai Siak pasang naik.

Saat disambangi, kondisi kakek Iriansyah mengalami sakit diabetes yang terlihat pada kakinya sejak tahun 2017 lalu dan mengakibatkan sang kakek tidak bekerja lagi. Sementara kebutuhan sehari hari ditanggulangi anak kandung satu satunya sebagai tulang punggung keluarga.

Diwaktu yang bersamaan, Tim JB juga mengunjungi Kakek Masrul (67) tahun Jalan Sumbersari Gg. Arafah RT. 006 RW. 005 Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.

Kondisi Kakek Masrul mengalami kelumpuhan sejak sejak tahun 2015 lalu dan belum sembuh hingga kini, sehingga ia tidak bekerja lagi serta untuk kebutuhan sehari hari di tanggulangi anak nenantu yang bekerja sebagai tukang dan mencari Cacing di Pinggiran Sungai Sail.

Dalam kegiatan itu, Kapolresta Pekanbaru bersama Rektor UIR Prof DR Syafrinaldi SH MCL beserta Tim Terpadu Jumat Barokah menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk Peduli dan berbagi kepada sesama masyarakat serta untuk membantu meringankan beban anggota masyarkat yang kurang mampu dan juga sedang dilanda musibah banjir.

Kapolresta memerintahkan kepada Babinkamtibmas untuk melakukan pendataan terhadap warga yang kurang mampu dan dalam keadaan yang betul betul membutuhkan bantuan di Kelurahan masing-maisng untuk ditindak lanjuti oleh Tim Survei Jumat Barokah.

Disela-sela kegaiatan itu, Kapolresta Pekanbaru mengatakan kepada awak media bahwa kegiatan sosial ini bertujuan untuk membantu warga yang kurang beruntung dan warga yang sedang sakit yang membutuhkan bantuan untuk berobat.

Adapun bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang kurang beruntung tersebut, berupa Sembako dan bantuan sagu hati, guna meringankan beban anggota masyarakat yang kurang mampun.

Kapolresta juga menyebutkan selain target yang menjadi sasaran Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru juga memberikan batuan sembako untuk warga kurang mampu di sekitar lokasi yang menjadi sasaran JB.

"Kita tidak memandang dari suku, ras dan agama mana warga yang akan dibantu, warga yang membutuhkan bantuan akan di survey oleh Babinkamtibmas dan Tim Survei JB yang menyeleksi sasaran kegiatan Jumat barokah Polresta Pekanbaru," unggah Kapolresta.

Lebih jauh, Kapolresta Kombes Pol Susanto SIK SH MH juga mengatakan bahwa kegiatan Jumat barokah Polresta Pekanbaru juga dilaksanakan oleh Polsek jajaran yang bertujuan untuk mendekatkan tali silaturahmi antara masyarakat dan Polri.***


Penulis   : Restarea

Editor    : Richarde

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.