Home / Politik / Ada Rencana LAMR Beri Gelar Adat untuk Jokowi, LSM GTB Apresiasi Langkah LAM

Ada Rencana LAMR Beri Gelar Adat untuk Jokowi, LSM GTB Apresiasi Langkah LAM

Ada Rencana LAMR Beri Gelar Adat untuk Jokowi, LSM GTB Apresiasi Langkah LAM
Disediakan Oketimes.com
Riko Rivano SH, Ketua DPN LSM Gerhana Tunas Bangsa.

Pekanbaru, Oketimes.com - Adanya rencana Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) untuk memberikan gelar adat kepada Presiden RI Joko Widodo dalam waktu dekat ini, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) LSM Gerhana Tunas Bangsa (TGB) Riau, mengapresiasi langkah LAM tersebut dengan baik.

Apresiasi ini disampaikan Ketua DPN LSM Gerhana Tunas Bangsa Riko Rivano SH pada awak media ini lewat siaran persnya yang diterima Jumat (22/11/18) tadi ini.

Menurutnya, apresiasi tersebut patut diberikan kepada LAMR, sebab selama Presiden Jokowi memimpin negeri ini untuk membangun nusantara indonesia selama ini sudah terasa dimana saja dan tidak terlepas di provinsi Riau.

Riko memaparkan, khusus di provinsi Riau, sudah 15 tahun terakhir ini Riau sering terkena bencana kabut asap. Namun setelah masa pemerintahan Jokowi kabut asap hilang selama ia menjadi kepala negara.

Kemudian Presiden Jokowi telah menyetujui rencana pengelolaan Blok Rokan dari Chevron kepada Pertamina dan rencananya akan berkerjasama denaga Pemda Riau.

Selanjutnya kata Riko, dengan keluarnya Perpres 86 tahun 2018 tentang tanah ulayat. Pemerintah pusa telah mengakui adanya tanah ulayat dan sudah mendapatkan sertifakatkan dengan nama tanah bersama.

"Kemudian pembagunan Tol Pekanbaru- dumai dan terhadap pengelolaan CPP blok yang akan dikelola oleh pemerintah daerah sepenuhnya," pungkas Riko.

Riko menilai perhatian Presiden Jokowi untuk menumbuhkan Perekonomian dan Pembangunan di Riau, sudah cukup banyak. Untuk itu beliau layak menerima gelar adat dari LAMR.

"Kita sangat mendukung dan pengapresiasi rencana LAMR untuk memberikan gelar adat tersebut kepada Presiden Jokowi," harap Riko.***

Penulis    : Ndanres

Editor     : Cardoffa

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.