Home / Lingkungan / SPKKL Manembo Nembo Ajak Masyarakat Jaga Ekosisitem Laut

SPKKL Manembo Nembo Ajak Masyarakat Jaga Ekosisitem Laut

SPKKL Manembo Nembo Ajak Masyarakat Jaga Ekosisitem Laut
Humas Bakamla RI For Oketimes.com
Ridwan Basuki, S.T selaku Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Manembo-nembo pada awak media di Bitung Selasa (13/11/18).

Bitung, Oketimes.com - Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Manembo-nembo meminta kepada para Nelayan kegiatan Bina Kreasi Maritim menghimbau para nelayan pengguna laut untuk dapat menjaga dan memelihara ekosistem laut, dengan mengunakan bom ikan, karena itu merusak ruang hidup bapak semua.

Penegasan ini disampaikan Ridwan Basuki, S.T selaku Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Manembo-nembo pada awak media di Bitung Selasa (13/11/18).

Bakamla menyadari betapa pentingnya peran masyarakat maritim atau pengguna laut, dalam hal ini adalah nelayan, untuk membantu Bakamla dan menjadi mitra untuk turut serta menjaga keamanan keselamatan laut.

Bina kreasi maritim merupakan program Bakamla yang memberikan kesempatan kepada stasiun pemantauan Bakamla di daerah dari Sabang sampai Merauke untuk dapat menjalin hubungan harmonis bersama masyarakat pengguna laut yang berada dilingkungan sekitar kantor Bakamla.

Menurut Basuki, melalui kegiatan ini memungkinkan terjalinnya komunikasi efektif dalam bentuk pemberian informasi dengan masyarakat maritim di sekitar kantor SPKKL Manembo-nembo, Bitung terkait upaya peningkatan keamanan dan keselamatan di laut, dalam hal ini adalah penanganan tindak pidana dilaut dengan memanfaatkan teknologi surveillance system yang dimiliki Bakamla Zona Maritim Tengah.
Selain itu, diberikan pula informasi tentang bagaimana prosedur yang di lakukan apabila terjadi kecelakaan di laut.***


Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI, Mardiono

Editor        : Kardoffa

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.